16 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Korea Selatan, Suhu Tertinggi dalam 122 Tahun

Ilustrasi termometer suhu udara di musim kemarau (Foto:Pixabay)
Sumber :
  • vstory

Suhu di Atas 40 Derajat Ganggu Aktivitas Masyarakat

img_title Reaksi Warga ASEAN usai Shin Tae-yong Dijatuhi Sanksi Berat oleh KFA, Ada yang Singgung Perbedaan Perlakuan

Cuaca panas turut menghambat aktivitas sehari-hari warga. Di sejumlah kota, masyarakat memilih bertahan di pusat perbelanjaan, kafe berpendingin udara, hingga tempat perlindungan sementara untuk menghindari paparan suhu tinggi.

Seorang pekerja konstruksi di Seoul mengaku kondisi kerja menjadi sangat berat karena minim fasilitas pendingin.

img_title Profil Jung Seung-hyun, Bek Ulsan HD yang Diduga Ditampar Shin Tae-yong hingga Berujung Sanksi Berat

"Kami istirahat 10 menit setiap jam, tetapi bahkan tidak ada kipas angin di sini. Yang bisa kami lakukan hanyalah duduk di tempat teduh," ujarnya, dikutip dari Korean Times.

Pekerja lain menggambarkan situasi di lokasi kerja seperti berada di dalam sauna akibat sirkulasi udara yang buruk.

img_title Pembelaan Shin Tae-yong soal Kasus Dugaan Penyerangan Pemain Ulsan HD hingga Dijatuhkan Sanksi Berat

Dampak gelombang panas juga memengaruhi dunia olahraga.

Organisasi Bisbol Korea membatalkan pertandingan di Changwon setelah suhu di wilayah tersebut mencapai 39,5 derajat Celsius.

Keputusan itu diambil untuk menjaga keselamatan pemain maupun penonton.

Penyebab Gelombang Panas

KMA menjelaskan gelombang panas dipicu oleh sistem tekanan tinggi yang bertahan di atas Semenanjung Korea dan diperkuat paparan sinar matahari yang intens.

Di Provinsi Gyeongsang Selatan, suhu meningkat lebih tajam akibat fenomena foehn, yaitu angin yang menjadi lebih panas dan kering setelah melewati pegunungan.

Fenomena tersebut membuat suhu di beberapa wilayah menembus 40 derajat Celsius selama beberapa hari berturut-turut.

Para ahli iklim mengingatkan cuaca ekstrem seperti gelombang panas diperkirakan akan semakin sering terjadi sebagai dampak perubahan iklim akibat aktivitas manusia.

Data KMA menunjukkan rata-rata jumlah hari gelombang panas tahunan di Korea Selatan meningkat lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun terakhir menjadi sekitar 19 hari setiap tahun.

Bintang voli putri Jepang, Yoshina Sato.

Jepang Turunkan Pemain Bintang di Asian Games 2026, Timnas Voli Putri Indonesia Wajib Waspada

Timnas voli putri Jepang memastikan akan menurunkan mayoritas pemain terbaiknya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski gagal meraih hasil maksimal di VNL 2026.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut