Aniaya Warga Hingga Tewas, Anggota DPRD Dharmasraya Buron 6 Bulan

Ilustrasi lokasi seorang dianiaya perampok.
Sumber :
  • VoxPopnews/ Zahrul Darmawan.

VoxPop –  Oknum anggota DPRD Dharmasraya, Sumatera Barat dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berinisial B (34), jadi buron polisi. B buron sejak 26 Agustus 2020  karena terlibat kasus penganiayaan berat yang berujung hilangnya nyawa seseorang.

img_title Heboh! Pria di Tangerang Dianiaya 5 Jam Lebih Hingga Dipaksa Masturbasi, Polisi Turun Tangan

B diduga kuat merupakan salah seorang otak dari peristiwa penganiayaan yang menyebabkan AR alias D (24), warga Nagari Koto Tinggi, Koto Besar, meninggal dunia di RSU Sungai Rumbai pada Juni 2020. 

“DPO sejak 26 Agustus 2020 lalu. Hingga kini, yang bersangkutan belum diketahui keberadaannya. Jajaran Satreskrim kitam sedang melacak keberadaannya. Sudah saya perintahkan kasat reskrim memburu keberadaannya," kata Kapolres Dharmasraya AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, Jumat 5 Februari 2021.

img_title Mau Resign, Pegawai Koperasi Simpan Pinjam di Tangerang Diduga Disekap dan Dianaya Bosnya

Dijelaskan Aditya, penetapan DPO terhadap B ini, bermula dari pengembangan kasus penganiayaan yang menyebabkan tewasnya AR. Saat itu, ada 11 pelaku penganiayaan yang ditetapkan sebagai tersangka, salah satunya yakni B. 

Dari 11 tersangka ini, dua di antaranya yaitu Am (62), Mu (33) sudah menjalani proses sidang di pengadilan.

img_title Soroti Kasus Penganiayaan Anak di Cipongkor, Rajiv Tekankan Pentingnya Pemulihan Psikologis

“Sementara B, hingga kini masih belum diketahui keberadaannya. Selain memburu keberadaan B, kita juga sebelumnya sudah melakukan penggeledahan di rumah kediamannya," jelas Aditya.

Korban AR tewas di RSUD Sungai Rumbai usai dianiaya 11 orang. Penganiayaan dilakukan di sebuah gedung pelatihan di belakang kantor Wali Nagari, Koto Ranah pada Juni 2020. Saat itu, AR dituduh melarikan anak di bawah umur berinisial R (14).

Baca Juga: Berniat Melerai, Bule Amerika Malah Dikeroyok 5 Pemuda

Barang bukti satu unit mobil yang diamankan Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara

Lindas Adiknya usai Kepergok Bareng Wanita Lain dalam Mobil, Sekda Konawe Selatan Jadi Tersangka

Sekda Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) berinisial IP (56) ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana penganiayaan berat terhadap adik kandungnya AP (50).

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut