Pembunuh Sopir Taksi Oniine Wanita Asal Medan Ditangkap

Ilustrasi tahanan pelaku kasus kejahatan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Umarul Faruq

VoxPop – Polisi Daerah Aceh menangkap pelaku pembunuh sopir taksi online wanita asal Medan, Sumatera Utara yang jenazahnya ditemukan di kawasan Gunung Salak, Aceh Utara.

img_title Cekcok Berdarah, Kakek 60 Tahun Ditangkap Polisi usai Bunuh Pria di Plaza Kabanjahe Karo

Pelaku ditangkap di kawasan Seulimum, Aceh Besar. Pelaku yang ditangkap ialah berinisial MYS (28) yang diduga merupakan otak pelaku pembunuhan. Sementara dua orang rekannya berinisial YAN dan LOIS masih dalam pengejaran polisi.

"Terduga sudah kita tangkap , ini lagi diperiksa secara intensif," kata Dir Reskrimum Polda Aceh Komisaris Besar Polisi Ade Harianto saat dikonfirmasi, Jumat, 11 Juni 2021.

img_title Meksiko Tangkap Bos Kartel Kriminal Otak Pembunuhan Wali Kota Uruapan

Ade Harianto menjelaskan, kronologi pembunuhan itu terjadi ketika MYS memesan taksi secara offline kepada korban Chiw Hit Yaw (58) dari Medan menuju Langsa, Aceh pada 2 Juni 2021. Ketika itu, Chiw Hit Yaw menyanggupi untuk mengantar pelaku.

Namun setelah sampai di Langsa, pelaku mencoba menghubungi YAN dan LOIS. Dengan maksud sekaligus mengantar mereka bertiga ke Lhokseumawe. Mereka mengiming-imingi korban dengan tambahan ongkos Rp3 juta.

img_title Wanita Tewas di Kamar Kos Jakbar Dipukul Palu 4 Kali Hingga Tewas, Pemicunya Pelaku Kepergok WA Perempuan Lain

"Korban diminta oleh ketiga pelaku untuk melanjutkan perjalanan ke Lhokseumawe dengan iming-iming ongkos ditambah menjadi Rp3 juta dan korban pun menyetujuinya," katanya.

Namun setelah berada di daerah kawasan kebun sawit di Aceh Utara, pelaku YAN dan LOIUS menjerat leher korban dengan sabuk pengaman dengan dibantu oleh MYS hingga korban tewas.

Setelah sudah tidak bernyawa lagi, jenazah Chiw Hit Yaw dibawa ke kawasan Gunung Salak untuk dibuang ke jurang. Lalu ketiganya melarikan diri ke Takengon dan Bireuen. Korban ditemukan meninggal dunia oleh warga pada Senin, 7 Juni 2021.

"Setelah korban dijerat lehernya hingga tewas, korban dibuang ke Gunung Salak, para pelaku ini lalu melarikan diri," ujarnya.

Barang-barang korban seperti handphone, dompet dan mobil di bawa pelaku MYS untuk dijual. Pelaku MYS baru menerima uang muka hasil penjualan mobil korban Rp16 juta. Setelah tiga hari dikejar polisi, MYS berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di Aceh Besar pada Kamis, 10 Juni 2021.

Dari hasil penyelidikan polisi, MYS merupakan spesialis pencuri mobil dengan modus yang sama. Ia juga tercatat pernah melakukan aksi pencurian di Gunung Salak. Hanya saja sopir yang membawanya berhasil selamat dengan cara melompat dari mobil.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut