Ketahuan Mencuri, Seorang Pria Coba Bunuh Diri di JPO Pasar Mayestik
- VoxPop.co.id/ Wilibrodus.
VoxPop - Seorang pria tak dikenal berupaya melakukan aksi bunuh diri di jembatan penyebarang orang (JPO) Pasar Mayestik, Jalan Kiyai Maja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, persis di depan Pasar Mayestik. Peristiwa itu terjadi pada Selasa dini hari, 24 Mei 2022, sekitar pukul 01.30 WIB.
Seorang pria coba bunuh diri di JPO Pasar Mayestik setelah ketahuan mau mencuri.
- VoxPop.co.id/ Wilibrodus.
Mau Mencuri di Salah Satu Klinik
Berdasarkan pengakuan warga, pria tersebut sebelumnya diduga berupaya melakukan aksi pencurian di salah satu klinik yang lokasinya tak jauh dari JPO Pasar Mayestik. Saat aksinya ketahuan oleh penjaga klinik atau sekuriti, dia langsung berupaya kabur.
Teriakan maling pun semakin mengundang banyak warga yang ikut mengejaranya. Pria yang semakin terkepung itu pun lari ke atas JPO.
Baca juga: Naik Mobil Mewah Tapi Terekam Mencuri HP Penjual Ayam
Berusaha Melompat dari Atas
Di atas JPO, ia kembali terjebak dan akhirnya berusaha melompat dari atas. Beberapa warga dan aparat TNI-Polri yang ada di lokasi pun berupaya mencegahnya melompat dari JPO setinggi sekitar 10 meter itu.
Pria itu pun menggantung di pagar pembatas JPO dengan tangan yang telah dipegang erat oleh warga dan aparat. Saat hendak ditarik naik ke atas, ia mengelak dan menahan.
Proses bujuk rayu pun memakan yang cukup waktu lama, sebelum akhirnya pria itu merasa lelah. Dia lalu pasrah ditarik untuk diselamatkan dari upaya bunuh diri itu.
Leo, salah satu warga setempat, mengatakan pelaku tersebut ketahuan sekuriti klinik saat hendak mencuri handphone. Saat ketahuan, pelaku yang dikejar warga tersebut langsung kabur dan naik atas JPO.
"Dia ketahuan curi hp, terus dikejar warga dia kabur ke atas JPO dan mau loncat dari atas. Jadi petugas (TNI-Polri) langsung mencegah. Pelaku itu bukan warga sini," kata Leo di lokasi.
Seorang pria coba bunuh diri di JPO Pasar Mayestik setelah ketahuan mau mencuri.
- VoxPop.co.id/ Wilibrodus.
Sudah Dua Kali Beraksi
Leo menyebutkan jika pelaku sudah beberapa kali beraksi di tempat yang sama. Hal ini dibuktikan dengan rekaman CCTV di klinik itu.
"Katanya sudah dua kali ya, itu ada rekaman CCTV-nya. Udah ada hp petugas klinik yang hilang. Tadi pas mau mencuri lagi, tapi ketahuan," katanya.
