Polisi di Makassar Gagalkan Peredaran 43 Kg Sabu dan Ribuan Pil Monyet

Kapolda Sulsel Irjen Nana Sudjana merilis kasus narkoba jaringan Malaysia
Sumber :
  • VoxPop/Supriadi Maud

VoxPop Kriminal – Polisi berhasil menangkap empat pelaku peredaran narkoba jenis sabu jaringan internasional di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dari penangkapan itu, Polrestabes juga turut mengamankan 43 kilogram sabu dan ribuan pil ekstasi.

img_title Kasus Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia Dibahas dalam Rapat Kabinet Malaysia

Kapolda Sulsel Irjen Nana Sudjana mengatakan, bahwa empat orang pelaku yang terlibat dalam jaringan ini merupakan jaringan internasional dari Malaysia. Mereka akan menyebar barang haram tersebut ke berbagai daerah di Indonesia.

"Jadi jaringan ini pastinya Internasional yang dikirim dari Malaysia, lalu dibawa masuk ke Indonesia di beberapa wilayah," kata Irjen Nana saat jumpa pers di Mapolrestabes Makassar, Kamis 12 Januari 2023.

img_title Staf KLIA Diduga Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia

Nana menyebutkan bahwa keempat pelaku itu masing-masing berinisial FN, SA, RC, dan RA. Mereka dinyatakan sebagai tersangka meski memiliki peran yang berbeda-beda. "Ada 4 tersangkanya dan mereka ini berperan beda-beda ada sebagai kurir dan ada sebagai pengedar," ujar Nana.

Barang bukti penyelundupan ribuan Pil ekstasi dari luar negeri

Photo :
  • VoxPop / Andrew Tito (Jakarta)
img_title Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Narkoba di Bandara Soetta yang Dibawa 3 Wanita dari Malaysia

Nana menjelaskan bahwa pengungkapan kasus barang haram itu dilakukan pada Minggu 1 Januari 2023 sekira 13.00 Wita. Kemudian dilakukan pengembangan hingga Kamis 5 Januari 2023 sekira pukul 19.00 Wita.

Adapun lokasi penangkapannya, mereka ditangkap di sejumlah lokasi berbeda di Makassar, yakni di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Jalan Faisal, Jalan Onta Lama, Makassar dan sempat dikembangkan ke Jalan Raya Kalisari Dharma di Surabaya, Jawa Timur.

"Jadi sejak 1 Januari 2023 Polisi mulai pengungkapan hingga berhasil meringkus para pelaku di 4 TKP. Riciannya ada 3 TKP di Makassar dan 1-nya itu di Surabaya," ujar Irjen Nana.

Kata Nana, keempat pelaku ini dikontrol dari beberapa orang di Malaysia melalui aplikasi BlackBerry Massager (BBM) agar tidak tercium oleh petugas.

"Modus sistem kerja diarahkan oleh OTK, melalui aplikasi BBM dan aplikasi prima, kemudian dibawa oleh para pelaku yang dikendalikan oleh pengendali. Ini terputus, mereka membawa sesuai arahan yang mengendalikan mereka memperoleh imbalan per kilogram 10-16 juta,"katanya

Selain meringkus keempat pelaku, Nana menyebut pihaknya juga telah menyita sekitar 43 kilogram sabu, termasuk pil berlogo channel dan pil berlogo monyet.

"Ada narkotika jenis sabu-sabu 43,6 kilogram. Kemudian pil sebanyak 1891 butir dan pil monyet sebanyak 9577 butir," ungkap Irjen Nana.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah uang tunai sejumlah Rp 103 Juta dan berbagai peralatan konsumsi sabu.

 
 

MSBO, seorang kopilot WN Malaysia yang ditangkap atas dugaan menjadi kurir ekstasi 25 kilogram menuju Indonesia

Cegah Kasus Kopilot Selundupkan Ekstasi Terulang, Malaysia Tugaskan Polisi di Bandara

Malaysia mempertimbangkan untuk menugaskan kepolisian di dalam area bandara untuk mencegah praktik penyelundupan narkoba seperti kasus kopilot bawa ekstasi ke Indonesia

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut