Penculik Anak di Manggarai Ditangkap Gara-gara Mampir di Warung Bakso
- Jo Kenaru
Dian tidak mau ambil pusing ketika ada tamu yang tidak melepas helmnya sebab pria itu sejak datang sampai pulangnya tidak membuka helm. Tapi yang membuat Dian risih ketika berkali-kali melihat pria itu mencium pipi dan mengelus dada dan pundak si bocah.
"Mengelus dan mencium terus di pipi. Saya rasa itu aneh ya seorang bapak dengan anaknya apalagi kan di tempat makan," Dian menceritakan.
Rasa curiganya menguat saat mendengar pria tersebut mengajari anak yang sedang bersamanya untuk berbohong. "Kalau ada yang tanya bilang saja kita datang beli tas di Ruteng," kata Dian mengulang ucapan pria itu.
Dian lalu mengeluarkan HP dari sakunya dan mengambil gambar tamunya yang menempati meja tengah secara diam-diam. Ia juga memotret sepeda motor yang dipakai pelaku dengan plat nomor EB 5009 AK yang diparkir di bahu jalan.
"Sepertinya ada yang tidak beres. Untuk jaga-jaga saya foto diam-diam. Saya juga ke depan foto motornya," sambung dia.
Seorang rekan kerja Dian bernama Yustina Lian ternyata sedari tadi mendengar bocah itu disuruh untuk berbohong. Yustina, kata Dian, menyergah pria tersebut. Tanpa sungkan, Yustina bahkan berani menuduh tamu tersebut bahwa bocah yang dibawanya itu diculik dari jalan.
"Sempat dia membalas kami waktu Yustina bilang anak itu bukan anaknya tapi diculik di jalan karena memang anak itu masih memakai seragam olah raga SDK Pagal 2," kata Dian.
Mungkin merasa sudah tidak aman, pria tersebut lekas pamit. Keduanya pun ngacir dengan sepeda motor ke arah timur.
Tahu Informasi Penculikan Sore
Dian iseng-iseng membuka Facebook pada pukul 16.00 WITA. Dia membaca informasi penculikan anak dari akun Gee Borgyas. Wajah anak yang diunggah akun tersebut sama persis dengan bocah yang makan bakso di Barokah.
Ali, terduga pelaku penculikan anak di Manggarai- NTT
- Jo Kenaru
Dian cepat-cepat mengirim foto yang diambilnya ke akun Gee Borgyas yang mengaku sebagai paman dari korban penculikan.
"Saya tahu dari Facebook pada sorenya sekitar jam 4. Kami semua baru sadar yang kami curigai ternyata benar. Walaupun orangnya sudah pergi tapi fotonya ada di HP saya langsung saya messenger ke akun itu yang menulis informasi penculikan anak," tuturnya.
