Penculik Anak di Manggarai Ditangkap Gara-gara Mampir di Warung Bakso
- Jo Kenaru
Ia kaget anak yang pada siang harinya makan bakso tersebut ternyata korban penculikan. Dia pun bersyukur ketika mendapat kabar di FB, korban ditemukan di Borong Manggarai Yimur dalam kondisi sehat.
Perempuan kelahiran Ndieng Kecamatan Kuwus Manggarai Barat itu tidak menyangka foto dari HP-nya bisa menjadi petunjuk bagi kepolisian untuk melacak keberadaan Ali dan JS.
"Puji Tuhan polisi sudah temukan anak itu tadi malam dan kami tahu dari Facebook juga penculiknya sudah ditangkap," tutup Dian.
Pelaku Residivis
Terpisah, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Manggarai, Iptu Hendrick Bahtera menjelaskan, penangkapan Ali hasil koordinasi Polres Manggarai dan Polres Manggarai Timur.
"Pelaku dan korban diamankan di rumah pelaku di Borong oleh aggota Polres Manggarai Timur. Kemudian kita dari Polres Manggarai turun jemput pelaku dan korban pada Sabtu malam. Karena peristiwa penculikan terjadi di wilayah hukum Polres Manggarai sehingga kasusnya kita yang tangani," kata Hendrich Bahtera.
Disampaikan Iptu Hendrich, terduga pelaku diketahui bernama Ali dan tercatat sebagai seorang residivis.
"Namanya Ali, warga Borong Manggarai Timur. Terduga pelaku ini sudah beberapa kali masuk penjara dalam kasus lain ya seperti curanmor," sebut Hendrich.
Meskipun diamankan di tahanan Polres Manggarai namun pemeriksaan terhadap Ali belum dilakukan sehingga motiv penculikan belum bisa dibuka ke publik.
"Kita tiba dari Borong sekitar jam 1 malam. Hari ini juga belum ada pemeriksaan karena final grass track bersama Bapak Kapolda. Teman-teman bisa sekalian besok (Senin) aja ya karena kan kita akan sampaikan detail kasus ini dan pasal apa yang dilanggar," terangnya.
"Terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu polisi memberikan informasi kepada kita," pungkasnya.
Korban penculikan JS berusia 10 tahun dan merupakan murid kelas 5 SDK Pagal 2.
Dari rekaman video pengakuan Ali di Polres Manggarai Timur, dia bilang membujuk JS untuk ikut dengannya saat korban sedang melintas di pinggir jalan di Pagal.
Entah kenapa JS menuruti saja orang asing itu. Dibawa pergi naik motor selama 3 jam perjalanan tanpa pakai jaket dan helm sangatlah berisiko untuk keamanan bocah JS.
