Terungkap, Motif Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Palembang

Pers rilis ungkap kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi di Jalan Macan Lindungan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I Palembang.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Sadam Maulana (Palembang)

PalembangPolisi berhasil meringkus pelaku pembunuhan terhadap Wasila (40) dan anak perempuannya Farah (16), yang terjadi di Jalan Macan Lindungan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, Sumatera Selatan pada Senin, 15 April 2024.

img_title Cekcok Berdarah, Kakek 60 Tahun Ditangkap Polisi usai Bunuh Pria di Plaza Kabanjahe Karo

Pelaku ialah Suganda alias Nanda (31), warga Jalan Letnan Simanjuntak, Kecamatan Kemuning Palembang. Tersangka diketahui merupakan karyawan suami korban, Anung Kurniawan (41).

Tersangka ditangkap Tim Gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan, Satuan Reskrim Polrestabes Palembang, serta Polsek jajaran kurang dari 1x24 jam usai melakukan pembunuhan tersebut.

img_title Meksiko Tangkap Bos Kartel Kriminal Otak Pembunuhan Wali Kota Uruapan

Terungkap, motif pelaku membunuh ibu dan anak di Macan Lindungan ini dilatari masalah dendam gara-gara gaji. Sebab, gaji yang diberikan suami korban Anung dianggap tidak sesuai dengan perjanjian awal.

"Motif dibalik pembunuhan yang dilakukan tersangka masalah gaji yang tidak sesuai dalam perjanjian," kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono didampingi Kasat Reskrim AKBP Haris Dinzah pada Rabu, 17 April 2024.

img_title Wanita Tewas di Kamar Kos Jakbar Dipukul Palu 4 Kali Hingga Tewas, Pemicunya Pelaku Kepergok WA Perempuan Lain

Pers rilis ungkap kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi di Jalan Macan Lindungan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan IB I Palembang.

Photo :
  • VoxPop.co.id/Sadam Maulana (Palembang)

Menurut dia, perjanjian awal dalam borongan memotong pohon itu pelaku dijanjikan dengan gaji Rp3,5 juta satu bulan.

"Namun, hanya diberikan Rp1,5 juta. Setelah itu, tersangka pergi ke Pekanbaru dan bekerja di sana selama satu bulan, lalu kembali ke Palembang hingga melakukan aksi pembunuhan tersebut," ujarnya.

Kata Harryo, bahwa pelaku sebelumnya merencanakan pembunuhan terhadap suami korban dengan membawa senjata tajam (sajam) dari kosannya.

"Niat awal tersangka mendatangi rumah korban untuk bertemu Anung suami korban, tetapi tidak berada di tempat pada saat itu," kata Harryo.

Sesampainya di rumah Anung, lanjut Harryo, terjadilah cekcok mulut antara tersangka dengan korban Wasila.

"Dari cekcok mulut ini membuat tersangka kesal dan akhirnya gelap mata hingga melakukan pembunuhan terhadap korban dan anaknya," terang Harryo.

Tersangka membunuh korban Wasilah menggunakan blancong atau pengki. "Blancong ini diambil tersangka dari depan rumah korban," jelas Harryo.

Sedangkan anak korban dibunuh tersangka menggunakan pisau yang dia bawa.

"Tersangka ini sempat menunggu kepulangan suami korban, karena korban Farah sempat meminta pertolongan dengan ayahnya melalui telepon," jelas Harryo.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut