Alasan Polisi Belum Temukan Tersangka Pembunuhan Pasutri di Kudus

Ilustrasi mayat
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Andrew Tito

Kudus, VoxPop - Kepolisian Resor Kudus masih berupaya melengkapi alat bukti sebelum melakukan penetapan tersangka dugaan pembunuhan terhadap pasangan suami istri di rumahnya, Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kudus, Jawa Tengah.

img_title Cekcok Berdarah, Kakek 60 Tahun Ditangkap Polisi usai Bunuh Pria di Plaza Kabanjahe Karo

Kasat Reskrim Polres Kudus, AKP Danail Arifin mengatakan pihaknya sudah melakukan uji laboratorium terhadap DNA pasangan suami istri tersebut.

"Terkait dengan uji laboratorium sampel DNA (deoxyribonucleic acid) atau asam deoksiribonukleat para pihak atas dugaan pembunuhan pasangan suami istri di rumahnya, Desa Ternadi, Kecamatan Dawe itu, juga sudah ada hasilnya," kata Danail Arifin di Kudus pada Senin, 2 Juni 2025.

img_title Pria di Banjarbaru Ngaku Jadi Polisi, Tipu Kekasihnya Jutaan Rupiah

Ilustrasi pembunuhan.

Photo :
  • Istimewa.

Tentunya, Danail berharap kasus dugaan pembunuhan ini bisa tuntas dengan menetapkan tersangkanya.

img_title Bom Meledak di Kantor Polisi Kolombia, 10 Orang Luka-luka

Polres Kudus dalam mengungkap kasus dugaan pembunuhan pasangan suami istri, Sahlan (69) dan Runtanah (57), yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada 23 Desember 2024.

Selain itu, pihaknya juga melakukan berbagai langkah termasuk pengujian sampel DNA para pihak atas dugaan pembunuhan pasangan suami istri di rumahnya Desa Ternadi, Kecamatan Dawe itu.

Hasil uji laboratorium forensik DNA, baik korban maupun pihak-pihak yang diduga terkait dengan kasus meninggalnya, pasangan suami istri tersebut masih dinanti. Disebutkan, jumlah saksi yang dimintai keterangan diperkirakan 20 saksi.

Pasangan suami istri yang meninggal dunia itu sempat menggegerkan warga sekitar. Hal ini mengingat kedua korban tidak memiliki riwayat penyakit yang membahayakan. Kedua korban meninggal di tempat berbeda. Sahlan ditemukan di ruang tengah, sedangkan Runtanah di dalam kamar.(Ant)

Ilustrasi sabu-sabu.

Jaringan Narkoba Mulai Gunakan Jasa Kondektur Bus sebagai Kurir, 3,77 Gram Sabu Disita

Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah mengungkap jaringan peredaran narkoba, yang memanfaatkan kondektur bus sebagai kurir di Gerbang Tol Banyumanik, Semarang.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut