Gara-gara Pria Ini, Dua Bocah Korban Pencabulan Trauma, Enggan Sekolah dan Mengaji

Polrestabes Surabaya tangkap pelaku pencabulan anak
Sumber :
  • Zainal Azhari/tvOne/Surabaya

Surabaya, VoxPop – Peristiwa pencabulan terhadap dua bocah perempuan berusia 7 dan 10 tahun ini menyebabkan mereka trauma berat hingga enggan bersekolah maupun mengaji. Mereka merasa malu dan ketakutan setelah menjadi korban perbuatan bejat seorang pria berusia 52 tahun berinisial MU di wilayah Sukolilo.

img_title Mengenal Trauma Bonding, Kondisi Psikologis yang Membuat Seseorang Sulit Mengakhiri Hubungan Toxic

Kasus ini terungkap setelah salah satu korban berani melawan dan menceritakan kejadian memilukan itu kepada orang tuanya. Aksi pelaku disebut dilakukan di beberapa lokasi tersembunyi, termasuk di ruang wudhu perempuan sebuah masjid di Sukolilo. Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada awal September 2025.

Iptu Eddy Oktavianus Mamoto, Kanit PPA Polrestabes Surabaya

Photo :
  • Zainal Azhari/tvOne/Surabaya
img_title Usai Hattrick Juara, Bobotoh Bikin Pemain Persib Trauma dan Ketakutan

Warga yang geram sempat mengamankan MU dan hampir menghakiminya. Beruntung, amarah massa berhasil diredam setelah pihak kepolisian datang ke lokasi. MU kemudian diserahkan ke Polsek Sukolilo dan selanjutnya dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

“Iya, pelaku sudah kami terima dari Polsek Sukolilo. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujar Iptu Eddy Oktavianus Mamoto, Kanit PPA Polrestabes Surabaya.

img_title BRI Gelar Program Trauma Healing untuk Anak-anak Terdampak Bencana Banjir di Sumatera

Iptu Eddy juga mengungkapkan bahwa MU merupakan warga asli Sukolilo yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Sehari-harinya, ia hanya mengandalkan upah dari menjaga kos dan kontrakan di sekitar wilayah tersebut.

Akibat kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat agar melaporkan jika ada anak lain yang menjadi korban. “Polrestabes Surabaya tegaskan bagi warga yang anaknya ada yang menjadi korban prilaku menyimpang tersangka harap melaporkan ke Unit PPA Polrestabes Surabaya atau melalui polsek terdekat untuk diproses lebih lanjut. Karena tidak menutup kemungkinan ada korban lain selain kedua korban,” tegasnya. (Zainal Azhari/tvOne/Surabaya)
 

anak perempuan menangis di depan jenazah ayahnya yang tewas dikeroyok karena diduga maling ayam

Anak Korban Pengeroyokan di Bali Alami Trauma Berat

Kasus pengeroyokan yang menewaskan pria berinisial KD di Banjar Dinas Juwuk Legi, Tabanan, Bali, karena diduga mencuri ayam, menyita perhatian publik.

img_title
VoxPop.co.id
28 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut