Intip Kamar Penjara Bos First Travel
- VoxPop.co.id/ Zahrul Darmawan (Depok)
Sohibur menjelaskan, usai penggeledahan dan temuan barang-barang mewah di Lapas Sukamiskin, ada instruksi khusus dari pemerintah pusat untuk memaksimalkan keamanan dan pengecekan setiap napi di blok. “Instruksi khusus setelah kejadian lapas Sukamiskin itu, kami harus bersih-bersih,” katanya.
Selain itu, Sohibur mengaku rutin melakukan razia terhadap para napi untuk mencegah adanya peredaran narkoba hingga penggunaan telepon seluler. Ada cukup banyak ponsel hasil sitaan yang dipampang di dalam monumen dan terkurung di dekat ruang utama rutan. Kondisi ponsel tersebut telah rusak dan dipastikan tidak dapat digunakan kembali.
![]()
Hingga saat ini, jumlah keseluruhan napi di rutan seluas 24 hektare tersebut ada sekitar 1.184 orang. “Untuk kapasitas rutan diperkirakan, mencapai 1.130 orang sebetulnya over kapasitas tapi sedikit,” ujarnya.
Di dalam rutan ini terdiri dari tiga blok. Setiap blok diisi oleh sekitar 300 napi. Penjagaan melibatkan hampir 90 orang petugas sipir dibantu dari unsur TNI-Polri. Tak hanya itu, di rutan ini juga dilengkapi dengan puluhan kamera pengintai atau cctv, pintu detektor dan beberapa anjing pelacak.
“Di sini ada blok A, B dan C. Luas kamarnya beda-beda, ada yang kecil dan besar. Paling besar diisi 200 orang tapi ini kita akui memang kurang nyaman namun karena huniannya banyak maka memang harus disebar. Karena dengan kapasitas kecil namun harus menampung banyak orang, pasti tidak akan nyaman," ujarnya.
Di rutan tersebut juga ada blok khusus wanita yang berlokasi di bagian depan. Istri Andika, Annisa Hasibuan dan adik Annisa, Kiki Hasibuan berada di blok khusus itu. Kedunya berada di sel dengan jumlah penghuni yang lebih banyak. Namun, kondisi sel dengan satu kamar mandi itu pun terlihat cukup bersih.
