Kronologis Penangkapan 21 Warga Negara China di Bogor
- VoxPop/Muhammad AR
Namun ditanya lebih lanjut kronologisnya, Deni enggan menjelaskan lebih detail. Menjawab pertanyaan itu, Deni mengaku bukan kapasitasnya. "Kalau hal-hal lain silakan ke Polres dan Imigrasi. Sudah ditangani di sana. (Apa saja yang ditemukan?) Bisa tanyakan saja di sana, saya dari luar juga (bukan fungsinya)," katanya.
Terkait kegaduhan, Deni menyebut lokasi tempat vila tertutup, saat pemeriksaan WNA dilakukan oleh Polres Bogor dan pihak Imigrasi. "Mereka tertutup ya. Cuma kan itu ketika tahu ada siapa di situ, setelah warga lihat itu mungkin ada laporan ke atas, kemudian ke sekdes, desa kemudian ke saya monitor. Sudah cek kesehatan itu saja yang ditugaskan oleh Pemda. Untuk hal lain silakan yang lain punya tusi (tugas dan fungsi)," katanya.
![]()
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor melalui Kepala Seksi Pengawas dan Penindakan Keimigrasian, Alvian Bayu, menyampaikan bahwa kegiatan itu adalah pemeriksaan WNA bukan penggerebekan, petugas mengamankan karena tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian.
"Intinya ada aduan masyarakat terhadap kegiatan WNA di wilayah tersebut. Kemudian TIMPORA turun untuk melihat situasi. Saat kami datang sudah dilaksanakan rapid test juga oleh pihak Dinas Kesehatan, hasilnya negatif. Karena tidak ditemukan dokumen keimigrasian, maka diamankan ke kantor Imigrasi untuk pendalaman lebih lanjut. Sementara itu dahulu," katanya.
