Kak Seto Minta Penghargaan Kota Layak Anak untuk Depok Dievaluasi

Kak Seto ((Twitter/teeryea)
Sumber :
  • U-Report

VoxPop – Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi, mendesak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) untuk melakukan evaluasi penghargaan Kota Layak Anak (KLA) yang diberikan untuk Depok.

img_title KPAI: Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Yogya Jadi yang Terbesar Selama 3 Tahun Terakhir

Pernyataan tokoh yang akrab disapa Kak Seto itu bukan tanpa alasan. Sebab, sedikitnya ada sekira 123 kasus kejahatan yang menyeret anak-anak di kota tersebut sejak beberapa bulan terakhir. Menurut Kak Seto, yang memberikan slogan itu (kota layak anak) adalah KPPPA.

Baca juga: Cabuli Ratusan Bocah, WN Prancis Terancam Dikebiri Hingga Hukuman Mati

img_title Bukan Cuma Tak Kantongi Izin, CCTV Daycare Little Aresha Hanya Bisa Diakses di Area Luar oleh Orang Tua

"Kami mohon juga evaluasi dari KPPPA yang menganugerahkan penghargaan itu. Kita semua harus dievaluasi sejauh mana konsistensi penjagaan wilayah masing-masing untuk bisa betul-betul ramah anak," katanya, Jumat, 10 Juli 2020

Ia menilai, kontrol masyarakat dan media sangat diperlukan sehingga bukan hanya simbol gengsi saja, tetapi memang apresiasi terhadap suatu realita yang betul-betul bisa dibuktikan.

img_title Terkuak Pola Luka Anak di Daycare Little Aresha, dari Kulit Melepuh hingga Luka di Punggung

"Kalau kemudian banyak tercatat, banyak materi keteledoran dan semangat yang mengendur, maka ada yang perlu dievaluasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Kak Seto berharap, pihak kementerian dapat mendengar laporan dari masyarakat dan media bahwa kejahatan terhadap anak memang meningkat.

"Kami mengingatkan dari LPAI, semua pejabat maupun orangtua, mungkin juga para tokoh, untuk meningkatkan kewaspadaan agar pelanggaran hak anak tidak makin banyak terjadi," tuturnya.

Belum lama ini, kata Kak Seto, LPAI memberikan apresiasi terhadap Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah, atas usaha kerasnya menangani sejumlah kasus yang menjerat anak-anak.

"Itu (penghargaan) untuk menyemangati karena Pak Kapolres aktif juga menangani kasus-kasus anak," katanya.

Kepolisian, menurutnya, menjadi harapan semua pihak untuk tetap mengambil tindakan-tindakan tegas terhadap para pelaku yang menjerat anak sebagai korban.  

"Tetapi yang lebih penting adalah justru warga masyarakat diberdayakan untuk melakukan langkah-langkah preventif," katanya.

Ilustrasi bayi

Ibu di Bantul Lakban Anak Kandungnya Buat Refreshing Jalan-jalan, Alasannya Lelah Ngurus Sendirian

Polisi tengah menangani perkara dugaan kekerasan seorang ibu terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berusia tiga tahun di sebuah rumah kontrakan di Bantul.

img_title
VoxPop.co.id
4 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut