Viral Siswi SMK Dipaksa Elus dan Cium Kaki Tukang Bully

Korban bully di Bekasi dipaksa cium kaki (di-blur)
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Sebuah unggahan video mempertontonkan seorang pelajar berkerudung hitam berbaju biru dengan berjongkok mendapat perlakuan bullying ‘perundungan’. Gadis dengan wajah melas itu dipaksa oleh perekam video untuk mencium kaki sambil meminta maaf.

img_title Geger Siswa SMP di Pemalang Meninggal Dunia Diduga Jadi Korban Bully, Polisi Lakukan Autopsi

Video yang diunggah dan beredar viral di Instagram menyebut pelajar itu diduga adalah siswi di SMK Pusaka Nusantara II, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Udah minta maaf sama gue, noh orangnya noh muka dempulan, katanya muka dempulan. Pas udah dibacotin balik enggak mau bacotin balik," kata perekam video.

img_title Sosok Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wagub Banten Dituding Pakai APBN untuk Nonton KPop, Dua Kali Gagal Jadi Caleg

Gadis yang berjongkok itu dalam videonya tampak tidak bisa bicara. Dia hanya diam. Tak lama perekam video itu mengarahkan kakinya ke arah wajah korban untuk minta dielus. Permintaan itu pun dilakukan korban. Tak lama perekam video minta kakinya dicium sepuluh kali.

Melihat korban menuruti untuk mencium kakinya, malah dia ditertawakan perekam video dan suara tertawaan rekannya juga terdengar dalam video.

img_title 7 Game Terbaru Viral 2026, Evolusi Teknologi yang Membuat Pengalaman Bermain Semakin Imersif dan Kompetitif

"Jangan diulangi lagi kaya gitu, nih gue ingetin lu kalau ke sekolah muka lu jangan dempulan ya, ya enggak?," kata perekam video.

Dalam video gadis itu juga terlihat sedang di atas sepeda motor hingga gadis itu terperosok.

Menanggapi masalah itu, Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi, Suharjudin mengaku tengah melakukan klarifikasi kepada pihak terkait. Dia mengatakan, kejadian itu sudah diterima laporannya dua hari lalu. "Kami akan klarifikasi dengan pihak terkait atas peristiwa yang terjadi," kata Suharjudin pada Senin, 27 Juli 2020.

Suharjudin mengaku, pelaku pastinya belum diketahui. Bahkan, kata dia, pihaknya sudah berkoordinasi ke pihak sekolah tapi belum ada jawaban hingga saat ini. "Kami belum bertemu korban juga. Rencananya besok akan kami datangi rumahnya," ujar dia. (ase)

Baca juga: Anies Jelaskan Alasan DKI Pinjam Uang Rp12,5 Triliun

Kacamata pintar.

Membongkar Kacamata Pintar untuk Rekam Video: Di Balik Kemudahannya Tersimpan Risiko Penyalahgunaan

Kacamata pintar makin populer untuk merekam video. Simak manfaat, risiko penyalahgunaan, serta pelajaran dari kasus perekaman tanpa izin yang memicu perdebatan privasi.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut