Monasco, Geng Motor Penguji Nyali di Tikungan Monas
- VoxPop/Willibrodus
Tak terima dengan aksi warga tersebut, para pemotor mendekati warga dan sempat bersitegang antara kedua belah pihak. Namun, para pemotor itu akhirnya ketakutan dan bubar karena sejumlah warga keluar ke jalan sambil memegang kayu.
"Suara knalpot bising membuat warga setempat kesal dan tidak nyaman. Nah sama warga kampung yang di blakang tuh (Pejambon) disiram air sabun jalannya. Yang naik motor jatuh akhirnya,” ujar saksi mata, dikutip dari keterangan video tersebut.
Lantaran tidak terima, pengendara motor yang jatuh kemudian memarahi warga. Warga pun tak mau mundur, malah mengambil kayu untuk menghajar para pengendara motor tersebut.
"Tapi malah disamperin balik sama anak kampung bawa bambu, samurai gitu malah diusir mau diributin. Dia ngusir anak-anak motor yang ada di Gambir," lanjut saksi mata tersebut.
Beruntungnya, bentrokan tersebut tidak terjadi dan para pengendara motor itu pun bubar.
Kapolsek Metro Gambir AKBP Kade Budiyarta, saat dikonfirmasi mengenai aksi balap liar terjadi belakangan ini di kawasan Monas mengatakan, pihaknya sudah melakukan patroli cipta kondisi (cipkon) bersama Tiga Pilar Kecamatan Gambir hampir setiap malam.
Namun, kelompok yang melakukan aksi balap liar ini selalu mencari waktu yang jauh dari pantauan aparat.
"Kami bersama Tiga Pilar sudah patroli cipkon, tapi mungkin mereka ambil kesempatan pada waktu-waktu yang tidak ada patrolinya. Tapi kalau memang ada laporan seperti ini, nanti saya akan minta untuk dilakukan patroli berkala dan akan kami tempatkan anggota untuk stand by di Jalan Medan Merdeka Timur," kata Budi, saat dikonfirmasi VoxPop, Selasa 10 Agustus 2021.
Budi menambahkan, bahwa setiap kali melakukan patroli, pihaknya memang menemukan adanya kerumunan anak-anak muda yang sedang duduk. Oleh aparat, kerumunan tersebut dibubarkan dan situasi kondusif.
"Memang ada kerumunan seperti di depan Stasiun Gambir itu ada anak-anak muda yang lagi nongkrong tapi kita bubarkan dan kembali normal. Tapi kalau dini hari ada yang balap liar, kita akan monitor," tambahnya.
Sebagai antisipasi, lanjut dia, pihak kepolisian sudah melakukan penutupan jalan yang mengarah ke kawasan depan Istana Merdeka atau Jalan Medan Merdeka Utara. "Memang sudah kami antisipasi, makanya jalan dari Medan Merdeka Timur yang mengarah ke depan Istana Merdeka sudah kami tutup. Tapi kalau situasinya demikian, akan kami cek dan terima kasih atas laporannya," lanjut Budi.
