PSI Sebut Ada Percobaan Mark Up Anggaran Formula E Rp790 Miliar

Mobil balap Formula One
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistika (Diskominfotik) DKI Jakarta menerbitkan publikasi perihal acara balap mobil listrik Formula E. Salah satunya mengenai perubahan biaya yang diklaim tidak memakai APBD

img_title Jokowi ke Kader PSI: Percuma Punya Struktur Partai Tapi Cuma Formalitas

Perubahan tersebut merupakan bagian dari revisi kajian kelayakan sesuai rekomendasi BPK. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyoroti selisih Rp945 miliar antara saat mengajukan permohonan dana di APBD 2020 dengan biaya yang telah direvisi. 

“Publikasi Diskominfotik itu justru menunjukkan ada bau busuk di Formula E. Saat pembahasan APBD 2020, Pemprov DKI meminta anggaran Formula E Rp1,13 triliun. Lalu setelah ditegur BPK, biayanya direvisi menjadi Rp336,67 miliar. Itu berarti, ada percobaan mark up anggaran sebesar Rp790,73 miliar,” kata Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 8 November 2021. 

img_title Jokowi Optimistis PSI Melaju Kencang di 2029, Sebut Sudah Punya Hitung-hitungan

Baca juga: Siap-siap Masyarakat Dapat Vaksin Booster Gratis, Ini Kriterianya

Berdasarkan kajian kelayakan yang diajukan pada pembahasan APBD 2020, Pemprov DKI harus membayar commitment fee sebesar Rp360 miliar. 

img_title Bikin Kader PSI Tertawa, Jokowi: Jangan Dikit-dikit ke Solo

Kata dia, biaya pelaksanaannya mencapai Rp344,4 miliar dan bank garansi Rp423 miliar. Dengan demikian, total biaya mencapai Rp1,13 triliun per tahun. 

Ilustrasi balapan Formula E.

Photo :
  • Istimewa

Sementara itu, menurut publikasi Diskominfotik baru-baru ini, commitment fee Rp560 miliar dipakai untuk 3 tahun dari 2022 hingga 2024, sehingga rata-ratanya Rp186,67 miliar per tahun. 

Di sisi lain, biaya penyelenggaraan Rp150 miliar per tahun dan tidak ada bank garansi. Total biaya setelah revisi adalah Rp336,67 miliar per tahun. 

“Waktu minta anggaran APBD biayanya mahal banget, tapi saat pakai uang swasta kok jadi murah banget? Ini jelas ada yang janggal dengan pengelolaan anggaran Formula E,” tambahnya.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi (tengah)

Kelakar Jokowi Saat Safari Politik di NTT: Kalau Butuh Bantuan Bisa ke Solo

Dalam kunjungan tersebut, salah satu agenda Jokowi adalah memberikan pembekalan kepada kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kupang, Sabtu 1 Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut