Kebakaran di Komplek Lanud Halim Buntut Kebocoran LPG, Belasan Kios dan Musala Hangus

ilustrasi kebakaran.
Sumber :
  • VoxPop/Dani

Jakarta - Sebanyak 13 kios dan satu musala punya Pusat Koperasi TNI Angkatan Udara (Puskopau) TNI AU di kawasan Komplek Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, habis dilalap si jago merah. Hal itu dibenarkan Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman.

img_title BRIN Klaim Teknologi ANG Bisa Hemat Subsidi LPG hingga Rp26 Triliun per Tahun

“Objek Terbakar, 13 Kios dan 1 musala ralat. Pukul 09.41 WIB,” ucap dia, Kamis 28 Desember 2023.

Pemadam kebakaran (Foto ilustrasi)

Photo :
  • Ridwan Putra/VoxPop.co.id
img_title Pramono Pastikan Kegiatan Belajar di SDN 04 Srengseng Sawah Tetap Normal Usai Kebakaran

Si jago merah bisa dipadamkan pukul 10.36 WIB. Sedikitnya ada 15 unit mobil pemadam kebakaran kemudian total 75 personel dikerahkan ke sana. Buntut, kebakaran satu orang menderita luka bakar. Dia adalah wanita bernama Yati (40) yang menderita luka bakar 5 persen.

Kemudian, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp450 juta. Adapun, penyebab kebakaran diduga akibat ledakan gas LPG. Api lantas merambat hingga melalap belasan kios dan satu musala yang berada di sebelah SMAN 67, Komplek Squadron, Halim, Makasar, Jakarta Timur.

img_title Kemenhut Kerahkan Operasi Terpadu Tangani Kebakaran Kawasan Konservasi Bromo Tengger Semeru

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran saat berjuang memadamkan api. (Foto ilustrasi)

Photo :
  • VoxPop / Ridho Permana

“Menurut keterangan saksi mata, saat sedang memasak terjadi kebocoran pada tabung gas LPG yang mengakibatkan ledakan dan penyalaan,” katanya lagi.

Kebakaran di Gunung Bromo / Dok Humas BB TNBTS

Kebakaran di Bromo Meluas hingga 120 Hektare, Helikopter Water Bombing Mulai Dikerahkan

Upaya pemadaman kebakaran di Bromo masih difokuskan menggunakan helikopter water bombing untuk menjangkau titik-titik api di lereng dan tebing curam yang tidak dapat

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut