Kebakaran Hanguskan 15 Rumah di Mangga Besar Jakarta, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
- VoxPop.co.id/Andrew Tito
Jakarta, VoxPop — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Mangga Besar XIII, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Sabtu kemarin.
Insiden tersebut menghanguskan 15 rumah warga dan memaksa 46 orang untuk mengungsi ke lokasi penampungan sementara.
Menurut Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, akibat kebakaran itu, 18 keluarga yang terpaksa kehilangan tempat tinggal.
“Kerugian materil meliputi 15 rumah yang terbakar, dan sebanyak 46 orang dari 18 keluarga harus diungsikan ke Masjid Al Munawaroh sebagai penampungan sementara,” ujar Satriadi saat dikonfirmasi, Sabtu (25/1/2025).
Ilustrasi pemadam kebakaran.
- Pixabay.
Kebakaran ini pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar pukul 17.49 WIB. Dalam waktu cepat, api langsung menjalar dan melahap rumah-rumah di lokasi tersebut.
Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dan 51 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Petugas berhasil melokalisasi api pada pukul 18.32 WIB, dan kebakaran dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 20.30 WIB.
Berdasarkan keterangan Satriadi Gunawan, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh arus pendek listrik di salah satu rumah warga. Kondisi permukiman yang padat dengan banyak bahan mudah terbakar mempercepat penyebaran api.
“Warga menyaksikan api dengan cepat membesar karena mengenai bahan-bahan yang mudah terbakar di sekitar lokasi,” jelas Satriadi.
Sebelumnya, Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal, menyebutkan bahwa laporan pertama kebakaran diterima dari seorang warga bernama Ibu Lin, yang segera menghubungi posko pemadam kebakaran.
“Kami menerima laporan pukul 17.49 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi. Petugas tiba pada pukul 17.52 WIB dan segera melakukan operasi pemadaman satu menit kemudian,” ungkap Asril.
Ilustrasi kebakaran.
- Pixabay
Selama proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama akses jalan yang sempit dan kondisi lalu lintas yang macet di sekitar lokasi. Kendala ini sempat memperlambat upaya pemadaman.
“Hambatannya jalan sempit dan lalu lintas macet. Hal ini membuat mobil pemadam sulit menjangkau lokasi,” tutur Asril.
Meski demikian, berkat koordinasi yang baik antara petugas pemadam kebakaran, warga setempat, dan pihak terkait lainnya, api berhasil dipadamkan tanpa memakan korban jiwa.
