Rangkaian KRL Keluarkan Asap Buat Penumpang Panik, Begini Penjelasan KAI Commuter

Rangkaian Commuter Line mengeluarkan asap buat penumpang panik
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop – Beredar sebuah video yang memperlihatkan kepanikan penumpang saat melihat asap dari rangkaian kereta di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, pada Jumat 17 Oktober 2025.

Dalam video itu, para penumpang berhamburan keluar gerbong untuk menyelamatkan diri. Seketika suasana di Stasiun Tanjung Barat berubah menjadi mencekam.

Sejumlah petugas keamanan Stasiun mencoba menenangkan para penumpang yang panik. Beberapa penumpang lainnya mengabadikan kejadian itu menggunakan ponsel ganggamnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Manajer Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, bahwa kejsdian itu terjadi pada pagi hari sekira pukul 07.36 WIB.

Leza menjelaskan, asap tersebut berasal dari kereta ke delapan dari belakang. Sesampainya di Stasiun Tanjung Barat, petugas langsung melakukan pengecekan.

"Kereta mengeluarkan asap berada di kereta ke delapan dari belakang," katanya saat dihubungi.

Leza mengungkapkan, usai dilakukan pengecekan commuter line dengan nomor 1207 itu kembali melanjutkan perjalanan sampai Stasiun Pasar Minggu untuk dilakukan pengecekan kembali.

"Kami tetap mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan seluruh pengguna. Maka itu, kami melakukan pengecekan lebih lanjut pada rangkaian di Stasiun Pasar Minggu," ungkapnya.

Namun pada pukul 07.47 WIB, rangkaian commuter line diberangkatkan kembali menuju Stasiun Jakarta.

Sementara itu, Imbas kejadian Commuter Line No. 1207 tersebut, perjalanan mengalami keterlambatan 12 menit. Saat ini commuter tersebut dibawa ke Dipo Manggarai untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

"Selanjutnya rangkaian akan dilakukan pengecekan lebih detail Dipo Manggarai," tandasnya.

img_title Pesan Prabowo Buat Bos KAI: Kita Harus Investasi Lebih Banyak di Bidang Kereta Api

tvOnenews/Aldi Herlanda

QRIS Tap di MRT

Tak Perlu Scan QR Lagi, Bayar MRT hingga KRL Kini Cukup Tempel HP Android

Berbeda dengan QRIS konvensional yang mengharuskan pengguna memindai kode QR, sistem ini memungkinkan transaksi cukup dilakukan dengan menempelkan ponsel.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut