Balita 4 Tahun Terjatuh ke Lubang Sedalam 3,7 Meter di Tebet Meninggal Dunia Kala Dibawa ke RS

Balita 4 Tahun Terjatuh ke Lubang Sedalam 3,7 Meter di Tebet Meninggal Dunia Kala Dibawa ke RS
Sumber :
  • x.com

Jakarta, VoxPop – Seorang balita berusia 4 tahun berinisial I meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam lubang sedalam 3,7 meter di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Korban sempat berhasil dievakuasi dalam kondisi masih hidup, namun nyawanya tidak tertolong saat perjalanan menuju rumah sakit.

img_title Ustaz Riza Muhammad Kerja Apa Aja? Ngaku Bisa Punya 30 ART dan Rumah Miliaran

Kapolsek Tebet AKP Ischak membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban sempat dievakuasi dari dalam lubang sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Kondisi korban balita tidak tertolong," ujar AKP Ischak pada Senin, 29 Juni 2026.

img_title Prabowo dan PM Thailand Komitmen Tingkatkan Perdagangan hingga USD 20 Miliar pada 2030

Proses penyelamatan berlangsung cukup dramatis. Petugas membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk mengeluarkan korban dari dasar lubang yang memiliki kedalaman sekitar 3,7 meter.

Korban Masih Hidup Saat Berhasil Dievakuasi

img_title 7 Kecanggihan Kacamata Pintar Modern, Fitur Rekam Video yang Mengubah Industri Konten Kreator

Kepala Sektor Tebet Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Kusnanto, mengatakan korban sebenarnya masih dalam keadaan hidup ketika berhasil diangkat dari dalam lubang.

Petugas Damkar tidak hanya melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian, tetapi juga turut mendampingi hingga korban dibawa ke rumah sakit.

"Anggota saya yang melakukan evakuasi dan juga disaksikan oleh warga setempat, masih kondisi hidup. Jadi tidak tertolongnya dalam perjalanan ke rumah sakit," kata Kusnanto.

Korban kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, kondisi korban memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Terjatuh Saat Bermain di Area Pengerjaan Taman

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu malam, 27 Juni 2026, menjelang tengah malam.

Berdasarkan keterangan dari Command Center Damkar, korban saat itu sedang bermain bersama temannya di sekitar lokasi pengerjaan taman. Tanpa disadari, korban masuk melewati pembatas seng yang terpasang di area proyek.

Saat berlari di kawasan tersebut, korban kemudian terperosok ke dalam lubang dengan kedalaman sekitar 3,7 meter.

"Awal kejadian korban main dan tanpa disadari masuk ke bawah pembatas seng dan berlari di area pengerjaan taman. Ketika sedang berlari korban terperosok ke dalam lubang," demikian keterangan Command Center Damkar.

Peristiwa itu sontak membuat keluarga panik dan segera meminta bantuan petugas untuk melakukan penyelamatan.

Evakuasi Dimulai Tengah Malam

Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 00.02 WIB.

Laporan kemudian diteruskan ke Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan melalui pusat komando sebelum tim penyelamat bergerak menuju lokasi.

"Informasi tersebut langsung disampaikan ke SCC 41 dan langsung ditindaklanjuti," demikian keterangan petugas.

Tim penyelamat mulai melakukan proses evakuasi sekitar pukul 00.15 WIB. Mengingat kedalaman lubang dan kondisi lokasi, proses penyelamatan berlangsung cukup sulit sehingga membutuhkan waktu berjam-jam.

Petugas bersama unsur terkait terus berupaya mengangkat korban dengan hati-hati agar proses penyelamatan dapat berjalan aman.

Proses Penyelamatan Berlangsung Hampir Empat Jam

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengangkat korban dari dalam lubang pada pukul 03.40 WIB.

Korban kemudian segera dievakuasi menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Meski sempat berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup, korban akhirnya meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit.

Peristiwa tersebut menyita perhatian warga sekitar yang turut menyaksikan proses penyelamatan sepanjang malam. Petugas pemadam kebakaran bersama aparat terkait mengerahkan upaya maksimal agar korban dapat segera dievakuasi dari dasar lubang.

Insiden ini bermula ketika korban bermain di sekitar area pengerjaan taman sebelum tanpa sengaja masuk ke kawasan proyek dan terjatuh ke dalam lubang sedalam 3,7 meter. Setelah proses evakuasi selama hampir empat jam, korban berhasil diangkat dalam kondisi hidup, namun akhirnya meninggal dunia saat dibawa menuju rumah sakit.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman

John Herdman Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Kalah Telak dari Vietnam, Bukan karena Mental

John Herdman mengungkap penyebab Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026. Menurutnya, Garuda kalah taktik, bukan karena mental pemain.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut