Kronologi Insiden di Jurangmangu yang Bikin KRL Rangkasbitung–Tanah Abang Terlambat hingga 28 Menit

Ilustrasi KRL.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Jakarta, VoxPop – Perjalanan Commuter Line atau KRL lintas RangkasbitungTanah Abang sempat mengalami gangguan pada Kamis, 2 Juli 2026 sore. Gangguan tersebut membuat sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan hingga puluhan menit dan memicu kepadatan penumpang di beberapa stasiun. 

img_title Viral Pria Nekat Gelantungan di Gerbong KRL Jurusan Tanjung Priok, KAI Commuter Langsung Blacklist!

Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, KAI Commuter memastikan jalur kembali dapat dilalui, meski operasional masih membutuhkan waktu untuk kembali normal sepenuhnya.

Berdasarkan informasi resmi dari KAI Commuter, gangguan perjalanan dipicu oleh adanya insiden tertemper kereta di emplasemen Stasiun Jurangmangu. Berikut kronologi lengkap hingga perkembangan terbaru kondisi perjalanan KRL lintas Rangkasbitung–Tanah Abang.

img_title Suara Game Mobile Legend Terdengar dari Speaker Stasiun KRL, Netizen Soroti Petugas Sedang Push Rank

Kronologi Gangguan KRL Rangkasbitung–Tanah Abang

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima dari masinis Commuter Line No. 1737D relasi Rangkasbitung–Tanah Abang.

img_title Viral Istri Pergoki Suami Bareng Pelakor Bikin Gaduh Penumpang KRL, Ketiganya Langsung Diturunkan

Masinis melaporkan adanya seorang pengguna yang tertemper kereta di Jalur II emplasemen Stasiun Jurangmangu sekitar pukul 15.35 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas KAI Commuter bersama pihak terkait segera menuju lokasi untuk mengamankan area, melakukan proses evakuasi korban, sekaligus memastikan kondisi lintasan aman sebelum perjalanan kereta kembali dioperasikan.

Leza menyampaikan, berdasarkan hasil laporan awal dari masinis, korban diduga sengaja memasuki jalur rel saat kereta melintas. "Berdasarkan laporan visual dari kabin masinis, yang bersangkutan terindikasi melakukan tindakan bunuh diri saat Commuter Line melintas di Stasiun Jurang Mangu," ujar Leza.

Selama proses penanganan berlangsung, perjalanan kereta di lintas tersebut sempat dihentikan karena korban berada di jalur rel arah Rangkasbitung menuju Tanah Abang.

Jalur Kembali Dibuka Setelah Evakuasi

Setelah proses evakuasi selesai dilakukan bersama aparat berwenang, lintasan akhirnya dinyatakan aman untuk kembali dilalui.

Leza mengatakan perjalanan Commuter Line mulai kembali melintas di lokasi kejadian pada pukul 16.03 WIB.

Meski demikian, dampak gangguan masih dirasakan oleh sejumlah perjalanan kereta. Tercatat lima perjalanan Commuter Line tujuan Tanah Abang mengalami keterlambatan dengan waktu tempuh tambahan antara 19 hingga 28 menit.

Untuk meminimalkan dampak keterlambatan, KAI Commuter juga menerapkan rekayasa pola operasi.

Commuter Line No. 1739 relasi Parung Panjang–Tanah Abang diakhiri perjalanannya di Stasiun Sudimara. Selanjutnya rangkaian tersebut diberangkatkan kembali sebagai Commuter Line No. 1742D relasi Sudimara–Parung Panjang.

Update Terbaru Operasional KRL

Melalui akun resmi X KAI Commuter, operator memberikan perkembangan terbaru mengenai kondisi perjalanan KRL setelah proses evakuasi selesai.

KAI Commuter menyampaikan bahwa perjalanan lintas Tanah Abang–Rangkasbitung sudah kembali dapat dilalui. Namun, operasional masih dalam tahap normalisasi akibat kepadatan yang sempat terjadi selama gangguan berlangsung.

"Perjalanan Commuter Line lintas Tanah Abang-Rangkasbitung sudah dapat dilalui namun masih dalam proses penguraian kepadatan di lintas agar operasional kembali normal. Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan," tulis akun resmi X pada Kamis malam, 2 Juli 2026.

Dalam unggahan lainnya, KAI Commuter juga menjelaskan bahwa proses evakuasi telah selesai dilakukan, namun perjalanan kereta masih memerlukan waktu untuk kembali sesuai jadwal.

"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung–Tanah Abang sehubungan imbas evakuasi korban tertemper di Stasiun Jurangmangu. Saat ini proses evakuasi oleh petugas telah selesai."

Pengguna KRL yang melintasi rute Rangkasbitung–Tanah Abang maupun sebaliknya diimbau untuk tetap memperhatikan informasi terbaru dari petugas di stasiun maupun kanal resmi KAI Commuter. 

KAI Commuter juga kembali mengimbau masyarakat agar mematuhi seluruh aturan keselamatan di area perkeretaapian dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun mengganggu operasional perjalanan kereta.

QRIS Tap di MRT

Tak Perlu Scan QR Lagi, Bayar MRT hingga KRL Kini Cukup Tempel HP Android

Berbeda dengan QRIS konvensional yang mengharuskan pengguna memindai kode QR, sistem ini memungkinkan transaksi cukup dilakukan dengan menempelkan ponsel.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut