Pramono Patok Target Persija Juara Liga Usai Disponsori Bank Jakarta
- Dok Pemprov DKI
Momentum kolaborasi Bank Jakarta dan Persija juga berlangsung ketika Jakarta bersiap memasuki usia lima abad pada 2027. Pramono berharap Persija mampu menjadikan momentum tersebut sebagai motivasi untuk meraih prestasi tertinggi.
Terlebih, Persija kini memasuki era baru dengan menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih. Pramono berharap pengalaman dan reputasi pelatih asal Korea Selatan tersebut dapat memberikan energi baru bagi Macan Kemayoran.
Ia bahkan berharap gelar juara liga dapat menjadi kado istimewa Persija untuk Jakarta pada momentum lima abad. “Saya ingin merasakan juara Liga dan sekaligus adalah kado 500 tahun buat Jakarta,” tegas Pramono.
Menurut Pramono, dukungan pemerintah terhadap Persija merupakan bagian dari upaya membangun kebanggaan warga Jakarta. Karena itu, ia tidak mempermasalahkan jika ada pihak yang menilai dirinya terlalu dekat dengan Persija.
“Dan secara sungguh-sungguh ketika saya mengatakan Jakarta lebih Persija itu muncul dari hati saya,” pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo mengatakan, kolaborasi dengan Persija menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk semakin dekat dengan masyarakat Jakarta.
Menurut Agus, perubahan Jakarta menuju kota global harus diikuti dengan perubahan di tubuh Bank Jakarta. Perusahaan terus memperkuat transformasi digital, meningkatkan profesionalisme, sekaligus menjaga kedekatan dengan masyarakat.
“Jakarta is changing, begitu juga dengan Bank Jakarta. Kami ingin Bank Jakarta semakin modern, profesional, digital, sehat, dan kompetitif tetapi tetap dekat dengan masyarakat,” ujar Agus.
Dalam kesempatan tersebut, Bank Jakarta juga memperkenalkan wajah digital barunya melalui peluncuran laman resmi BankJakarta.co.id. Pembaruan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman layanan digital yang lebih modern dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Agus menegaskan, status Bank Jakarta sebagai bank milik Pemprov DKI bukan alasan tunggal bagi masyarakat untuk menggunakan layanan perusahaan. Kepercayaan publik, kata dia, harus dibangun melalui kualitas layanan dan kemampuan memenuhi kebutuhan nasabah.
Di sisi lain, kemitraan dengan Persija dinilai memiliki nilai strategis karena klub tersebut mempunyai basis pendukung yang besar dan kuat. Persija dan Bank Jakarta sama-sama membawa nama Jakarta melalui bidang masing-masing.
