Pramono Sebut Masih Ada ASN Akali Aturan Naik Transportasi Umum Setiap Rabu

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah A.K. Al-Sattari
Sumber :
  • ANTARA/Lia Wanadriani Santosa.

Jakarta, VoxPop – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap masih ada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Balai Kota yang mengakali kebijakan wajib menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu dengan tetap membawa mobil pribadi.

img_title Pemprov DKI Bakal Cetak 1.000 Mushaf Al-Quran, Sambut HUT ke-500 Jakarta

Ia menjelaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

"Dan itu tercermin dalam setiap hari Rabu saya memutuskan semua ASN Balai Kota wajib menggunakan transportasi umum," kata Pramono, Jumat 7 Agustus 2026.

img_title Pramono Pastikan Kegiatan Belajar di SDN 04 Srengseng Sawah Tetap Normal Usai Kebakaran

Meski aturan telah diberlakukan, Pramono mengaku mengetahui masih ada pegawai yang tidak mematuhinya. 

Menurut dia, sebagian ASN menitipkan mobil di kawasan IRTI, kemudian berjalan kaki menuju Balai Kota agar seolah-olah datang menggunakan transportasi umum.

img_title Pramono Tegaskan Jakarta Dukung Hak dan Perjuangan Rakyat Palestina

"Walaupun kadang-kadang banyak yang curi-curi juga. Bukannya saya tidak tahu, saya juga tahu. Mobilnya biasanya dititipin di IRTI itu, ke sininya jalan kaki, baru kemudian kalau sudah sepi mobilnya diambil," ujarnya yang disambut tawa peserta.

Pramono mengatakan kewajiban menggunakan transportasi umum setiap Rabu diterapkan untuk membangun kebiasaan masyarakat memanfaatkan angkutan massal. Menurutnya, kebijakan pengembangan transportasi publik di Jakarta mulai menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengguna transportasi umum terus meningkat. Pengguna TransJakarta tercatat naik 14,99 persen, LRT Jakarta bertambah 26,42 persen, sedangkan MRT Jakarta meningkat 17,57 persen.

"Artinya apa? Kebijakan itu sudah on the right track," lanjutnya.

Pramono menambahkan, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari terlaksananya prosedur dan standar operasional, tetapi juga dari respons masyarakat yang bersedia beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

"Bagi saya pribadi kepuasan itu kalau kemudian secara prosedur SOP-nya bisa dijalankan dan publiknya, masyarakatnya memberikan respons yang cukup baik dan kemudian mereka mau shifting, berpindah dari menggunakan kendaraan pribadi menjadi kendaraan umum," pungkasnya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (kanan) di Balai Kota DKI Jakarta

Pramono Minta Kasus 995 Senjata Api-Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel Ditindak Tegas: Tidak Boleh Terjadi

Ia menilai, temuan senjata api di sekolah swasta itu telah memberikan contoh yang buruk. Meski pihak yang diduga terkait disebut sudah diberhentikan dari yayasan, Pramono

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut