Tak Mau Ketinggalan, Kota Bekasi Mulai Bangun Smart City

Ilustrasi smart city.
Sumber :
  • businesstoday.net.my

Hal tersebut jangan sampai terjadi. Yang harus diwaspadai dalam konsep smart city, adalah jurang pemisah antara teknologi dengan cara berpikir masyarakat.

img_title Hong Kong Siap Bantu Indonesia Wujudkan Smart City

Ini harus segera diselesaikan, agar teknologi yang cerdas bisa berperan dalam membangun masyarakat yang cerdas, sehingga perkembangan teknologi dan perkembangan sosial sejalan dan tidak terpisahkan.

Menurut pengamat pendidikan di Kota Bekasi dari LSM Sapulidi, Imam Kobul,  pemerintah kota Bekasi yang menginginkan daerahnya menuju smart city perlu menyiapkan SDM yang unggul juga melalui segi pendidikan yang layak.

img_title Amuse Hub, Inovasi Tanpa Batas

“Tanpa pendidikan yang layak, smart city tidak akan berhasil dicapai. Karena demi tujuan itu, perlu adanya SDM yang cerdas, sehingga sejalan dengan tujuan menjadi kota cerdas,” ungkap Imam pada VoxPop.co.id.

Selama ini, kata Imam, Pemerintah Kota Bekasi dianggap belum mampu menerapkan pendidikan yang baik, demi menciptakan SDM yang layak dalam menuju Smart city yang diidam-idamkan terbentuk di daerah yang berdekatan dengan Ibukota negara ini.

img_title Membangun Jakarta dengan Teknologi dan Kolaborasi

“Saya merasa banyak kekurangan yang harus ditutupi Pemkot Bekasi, dari segi pendidikan, segi program dinasnya maupun infrastruktur bangunan sekolah yang dinilai masih kurang,” kata Imam.

Kekurangan Sekolah

Dia menyebutkan, program pendidikan dengan anggaran besar yang dikeluarkan pemerintah melalui APBD daerah itu belum terserap dengan baik. Saat ini masih banyak jumlah angka putus sekolah warga di Kota Bekasi, kurangnya fasilitas sekolah SMP, SMA maupun SMK di Kota Bekasi untuk menampung masing-masing lulusan sekolah.
 
“Data kami hingga akhir tahun 2015, masih ada warga Kota Bekasi yang putus sekolah sebesar 17 ribu dan perbandingan sekolah SD belum sebanding dengan jumlah unit sekolah SMP dan seterusnya,” ucap Imam.
 
Adapun dari data yang dimilikinya, pemerintah kota Bekasi hingga akhir tahun 2015, total sekolah dasar negeri di Kota Bekasi berjumlah 442 unit bangunan sekolah, SMP Negeri 43 unit, SMA Negeri 18 unit dan SMK Negeri hanya 12 unit.

“Jika melihat data itu, hanya Sekolah Dasar saja yang dianggap ideal jumlahnya. Sementara itu, unit sekolah SMP masih jauh dari idal yang harusnya ada sebanyak 120 unit, SMK dan SMA sendiri idealnya berjumlah 40-60 unit lagi harus ditambah untuk menampung jumlah lulusan sekolah masing-masing,” kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut