Perjuangan Nenek Bongkar Pos Keamanan yang Tutup Akses Rumah

Sri Hari Suwardani di depan rumah yang dibangun pos keamanan.
Sumber :
  • Hary Fauzan

Nenek ini curiga, setelah dirinya menjalani semua proses aduan. Di antaranya, dari tingkat lurah, camat, kepolisian, dinas dan sampai ke wali kota melalui staf ahlinya, serta wasdal, tak ada satupun yang berani bertindak.

img_title Legislator DPR Minta Polisi Usut Tuntas Temuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel

"Saya sudah ke mana-mana, Mas, mereka sendiri sudah cek ke lokasi tapi apa?. Sampai sekarang belum ada yang berani bongkar. Ironisnya, saya dapat jawaban dari staf ahli wali kota kalau bangunan itu sudah sesuai peraturan Perwal. Kalau begitu, UU berarti ada di bawah Perwal," kata dia.

Sri menegaskan akan pertaruhkan nyawanya demi mendapatkan keadilan dan haknya agar pos itu dibongkar. Jika di tingkat daerah ini tak ada yang mampu, dia pun akan menjalankan proses aduan ini sampai ke Presiden Joko Widodo.

img_title Media Inggris Sebut Marselino Ferdinan Resmi Dicoret Oxford United, Tawaran Kontrak Baru Dilaporkan Belum Dijawab

"Saya sudah kirim surat ke Komnas HAM juga, tinggal tunggu jawaban dan kalau belum ada tanggapi juga, saya akan adukan kasus saya ke Presiden. Pokoknya sampai mati saya akan berjuang," ujar Sri.

Sri mengaku, dalam memperjuangkan haknya, dibantu oleh dua orang anaknya yang semuanya sudah berkeluarga. Keduanya membantu dalam menjalankan segala proses birokrasi agar haknya mendapatkan keadilan dapat terpenuhi, sehingga pos itu bisa dibongkar.

img_title Dukung Pembentukan APPI, Menteri Maman Dorong Pengusaha Lokal Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

"Anak-anak saya semuanya aktivis, almarhum suami saya juga dulu. Jadi, saya sedikit banyak paham. Saya pun dibantu anak yang membuatkan tahapan-tahapan yang mau saya peroleh.  Konsepnya anak saya, saya menjalankan mas," ucap dia. (ase)

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Jules Abraham Abast bersama Kapendam Merdeka

Awal Mula Sengketa Tanah yang Bikin Jenderal TNI Surati Kapolri

Polisi sudah memberikan undangan klarifikasi Babinsa Winangun Atas terkait kasus penyerobotan tanah antara Ciputra Internasional dengan Ari Tahiru.

img_title
VoxPop.co.id
22 September 2021
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut