Aksi Bejat Ayah Hamili Anak Terbongkar lewat WhatsApp

Ilustrasi kasus pencabulan
Sumber :

VoxPop.co.id - Kasus pencabulan anak di bawah umur masih terus terjadi di Tanah Air. Kali ini di Kota Depok, Jawa Barat. Pelaku adalah ayah kandung korban. Pelaku tega menggagahi putri semata wayangnya itu sejak usianya masih sepuluh tahun tahun, hingga korban pun hamil. 

img_title Viral, Oknum Guru Diduga Serahkan Murid Laki-laki ke Suami untuk Dicabuli

Nasib nahas itu dialami AN, remaja yang kini usianya telah 19 tahun, warga Kampung Areman, Cimanggis Depok. Kelakuan bejat sang ayah, Sukendar, terjadi sejak AN masih sekolah dasar atau sejak tahun 2007. 

Berbekal ancaman, Sukendar pun dengan leluasa melampiaskan nafsu bejatnya saat rumah kontrakan dalam keadaan sepi, ketika ibu korban pulang kampung. 

img_title Buya Ponpes Bogor Gunakan Modus Bekam Cabuli Santriwati, Korban Diduga Lebih dari 3

"Korban awalnya kerap dipaksa. Sempat berupaya melawan tapi tak sanggup. Yang bersangkutan (tersangka) diduga kerap melakukan perbuatan cabulnya saat ibu korban pergi, atau saat rumah sepi," kata Kepala Polresta Depok, Ajun Komisaris Besar Polisi Harry Kurniawan, kepada wartawan pada Senin, 16 Mei 2016. 

Setelah sekian lama digauli, AN pun hamil. Usia kandungannya kini telah dua bulan. Kasusnya terungkap setelah sepupu korban mendapati pesan singkat dari ponsel korban yang berisi kalimat cabul dari pelaku

img_title Bocah 4 Tahun di Situbondo Mengeluh Sakit, Pengakuannya Bikin Keluarga Syok

"Kemudian oleh istri pelaku dilaporkan ke kami. Oleh anggota langsung ditindaklanjuti hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil kami amankan dari tempat persembunyiannya di Cimanggis," kata Harry.

Sebelum kasus itu terungkap, pelaku sempat berupaya menggugurkan kandungan AN dengan berbagai obat. Korban diminta meminum lima butir obat nyeri haid dan beberapa ramu-ramuan. Tapi janinnya kuat sehingga tak sampai gugur. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok, Komisaris Polisi Teguh Nugroho, menjelaskan bahwa kasus itu terungkap setelah pesan cabul pelaku terdeteksi sepupu korban. Pelaku mengirim pesan singkat melalui aplikasi percakapan WhtasApp kepada korban, yang isinya mengajak berhubungan intim yang tak berisiko kehamilan. 

"Nah, pesan WhatsApp itulah yang menjadi kunci dari kasus ini," ujar Teguh. 

Saat ini, polisi tengah mendalami kasus tersebut. Kasusnya ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Depok. Polisi juga berencana memeriksa kejiwaan tersangka. Tersangka dijerat Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman lebih 15 tahun. (ase)

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak - Foto Dok Istimewa

Kronologi Kasus Oknum Guru Diduga Serahkan Murid ke Suaminya untuk Dicabuli

Publik dibuat geram dengan tindakan seorang guru wanita berstatus PPPK paruh waktu di Tanjung Balai Asahan Sumut yang menyerahkan muridnya ke suaminya untuk dicabuli

img_title
VoxPop.co.id
24 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut