Terungkap, Penghina Jokowi Sudah 2 Kali Menculik Bocah
Setelah berhasil merayu korbannya ke luar dari lokasi wisata, pelaku ternyata tidak membawanya ke mini market, melainkan ke arah Puncak, Bogor.
"Ternyata dijajaninnya di mini market di sana di Puncak. Setelah itu, si korban dibawa ke sebuah vila jam-jaman. Karena korban terus merengek (menangis), membuat curiga pihak keamanan setempat yang kemudian dikoordinasikan ke kami," kata Harry.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi pun meyakini jika korban Arsyad lebih dari satu. Itu lantaran sebelumnya ada laporan serupa dengan modus yang tak jauh berbeda.
Hina Jokowi
Usut punya usut, pelaku ternyata pernah pula berurusan dengan polisi pada tahun 2014 lalu. Ia (Arsyad) dibekuk tim Bareskrim Polri lantaran menghina Presiden RI Joko Widodo dan Ketum PDIP Megawati dengan mengunggah gambar mesum.
"Iya, dia ini dulu sempat ditahan atas kasus itu pada tahun 2014. Menyebar meme porno," kata Kasat Reskrim Polres Kota Depok, Komisaris Teguh Nugroho.
Polisi pun menduga, pelaku memiliki kelainan seks yang menyimpang. Dan rencananya, penyidik akan memanggil tim psikologis untuk memeriksa kejiwaannya.
"Saat ini korbannya masih trauma. Yang jelas tersangka bakal kami jerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak," kata Teguh. (ase)
