Pengakuan Blak-blakan Mahasiswi Pembuat Mi Bikini
Minggu, 7 Agustus 2016 - 15:04 WIB
Sumber :
- VoxPop.co.id / Anwar Sadat
Baca Juga
“Slogan diberikan oleh guru (dosen) saya yang juga mengajarkan materi untuk marketing dan idenya. Kata remas aku juga bukan dimasudkan untuk meremas dada yang ada di gambar tersebut yang orang-orang mengartikan seperti itu," ujar Tw dalam tulisannya.
Baca Juga
"Kata remas aku pun dimaksudkan meremas isi kemasan tersebut sebelum dimakan. Kata remas aku itu digambarkan ke arah snack yang dipegang oleh gambar di kemasan,” Tw menambahkan.
Awal produksinya, lanjut Tw, saat masih menjalankan project berlokasi di salah satu indekos kelompoknya, di daerah Geger Kalong, Bandung, Jawa Barat. Saat project berlangsung pun bikini hanya keluar sekitar 2.100 buah. Rata-rata orang yang membelinya karena penasaran dengan bihun goreng.
“Mereka pun banyak yang melakukan repeat order (memesan kembali) karena rasanya yang enak. Setelah project selesai ternyata masih banyak yang ingin membeli produk kami, akhirnya kami putuskan untuk menjual brand tersebut ke kakak salah satu tim kami,” ujarnya.
Setelah itu, tidak ada produksi lagi karena belum ada yang mengerjakannya. Usai Tw selesai dari sekolah itu, dia membeli lagi brand tersebut. "Karena kakak saya yang membelinya pada waktu itu. Kakak saya pun setuju untuk menjualnya kembali," katanya.
Beberapa bulan kemudian, produk itu masih belum produksi. Akhirnya produksi dimulai lagi pada April tetapi hanya 1.000 buah. Setelah itu, pada Juni dimulai produksi sekitar 10.000 buah tetapi diproduksi tidak sekaligus, melainkan hanya keluar 2.000 bungkus per bulan. Sampai Agustus ini, produk itu habis terjual hanya 6.000 bungkus.
(mus)
Kasus Mi Bikini 'Remas Aku', Lima Orang Jadi Tersangka
Mereka adalah pemilik dan empat pekerjanya.
VoxPop.co.id
8 Agustus 2016
