Pesan Teror di Polsek Kebayoran, Banser Diminta Bertobat

Kertas pesan teror di Polsek Metro Kebayoran Lama.
Sumber :
  • Bayu Nugraha - VoxPop.co.id

VoxPop.co.id – Selain bendera hitam seperti yang dipakai kelompok teroris ISIS, petugas Kepolisian juga menemukan sebuah kertas bertuliskan pesan-pesan ancaman di depan pagar Markas Polsek Metro Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

img_title Pastikan Usut Tuntas Dugaan Penganiayaan Anggota Banser, Polisi Panggil Ulang Habib Bahar pada 11 Februari

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, kertas berpesan itu ditemukan dalam sebuah botol bekas minuman.

"Yah ada juga surat semacam surat ancaman di dalam botol minuman," kata Argo ketika dikonfirmasi, Selasa 4 Juli 2017.

img_title Tak Sendirian, Polisi Ungkap Ada 3 Tersangka Lain Dalam Dugaan Penganiayaan Banser yang Jerat Habib Bahar, Siapa Mereka?

Pada kertas berwarna kuning itu, dituliskan berbagai kalimat ancaman teror. Tapi terlihat isi pesan sangat aneh, karena pesan tak hanya ditujukan untuk Polri, TNI, Densus 88 tapi juga  Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama alias Banser. 

Berikut isi pesan itu:

img_title Terungkap Peran Habib Bahar Bin Smith Dalam Dugaan Penganiayaan Anggota Banser

"Wahai para Anshor Thogut Polri, TNI, Banser, Densus, dan para antek-antek laknatulloh, bertobatlah kalian dari jalan yang menyesatkan itu, berhentilah kalian menyembah dan melindungi berhala yang kalian banggakan, yang kalian sebut dengan nama Pancasila najis itu yang telah menggantikan hukum Allah dengan hukum jahiliyah yang telah kalian buat, Sadarlah kalian sesungguhnya kalian berperang di barisan Thogut, dan kami berperang di barisan iman (QS An Nisa:76)

Berhentilah kalian menyebut dan memfitnah kami sebagai teroris, bahwa pada dasarnya kalianlah teroris sebenarnya, karena kalian telah membunuh dan menangkap umat muslim serta ulama-ulama kami (Para Muwahidin) yang mempelajari dan mengamalkan tauhid yang dibawa dan diajarkan oleh Rosul kami Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam. Dan ketahuilah kami akan terus meneror kalian sebagai mana kalian meneror kami (para muwahidin) dan kami akan memburu kalian sebagaimana kalian memburu saudara seiman kami di Poso.

Ketahuilah, perang telah dimulai, akan kami buat Jakarta ini seperti Marawi. Akan kami gulingkan hukum jahiliyah serta berhala pancasila yg kalian banggakan dan akan kami tinggikan hukum Allah yg mana adil dan sempurna (QS Al Maidah:50) diatas pedang-pedang kami, khilafah islamiyah Ala Minhajin Nubuwah akan segera tegak ditanah air ini Insya Allah Biidznillah".

Argo menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan berapa orang yang diduga memasang bendera dan memberikan pesan tersebut.

"Saya belum tahu ada berapa orang. Namun akan kita cari untuk mengetahui motif dari pemasangan bendera tersebut," katanya. (mus)

Anggota Banser Ngaku Dianiaya saat Hadir Maulid, Tuding Habib Bahar Terlibat

Pengakuan Mengejutkan Anggota Banser yang Dianiaya Habib Bahar: Ditodong Golok, Katanya Mau Dimutilasi

Anggota Banser berinisial R mengaku dianiaya usai menghadiri acara Maulid Nabi di Cipondoh, Tangerang. Pengakuannya menyebut dugaan pengeroyokan oleh Habib Bahar bin Smit

img_title
VoxPop.co.id
9 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut