Anies Apresiasi Open House Tiap Sabtu di Kecamatan
- Pemprov DKI
VoxPop – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan silahturahmi dan kunjungan kerja di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Saat kunjungan ini, sebanyak 3.100 orang yang terdiri dari jajaran Pemerintah Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur berkumpul. Mereka adalah wali kota, camat, lurah, Lembaga Musyawarah Kelurahan, RW, dan RT.
Dalam pertemuan ini, banyak yang menyampaikan keluhan. Salah satunya adalah Darsono, anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) dari Kelurahan Kebon Pala. Ia menyinggung dana operasional LMK yang tidak pernah naik.
"Sampai saat ini, LMK belum ada kenaikan (dana) operasional. RT/RW sudah ada kenaikan, tetapi LMK sampai saat ini tidak ada kabar," kata Darsono.
Darsono meminta, agar operasional LMK dapat segera dinaikkan. Dan ini langsung direspons Anies Baswedan. Menurutnya, apa yang menjadi keluhan dan keinginan warga termasuk LMK akan diakomodir oleh pemerintah provinsi. Tetapi, terkait kenaikan dana operasional LMK, Anies masih akan mempertimbangkan.
"Ya, (kenaikan dana operasional LMK) tentu itu jadi pertimbangan buat kita. Nanti, kita bicarakan lebih jauh," kata Anies di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Jumat 8 Desember 2017.
Anies mengatakan, LMK juga menjadi garda terdepan di lingkungan bersama dengan RT dan RW. LMK juga menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan membantu penyelesaian apabila terjadi masalah sosial di lingkungan.
"Pengurus jajarannya bapak ibu semua berada paling dekat dengan warga, paling tahu kondisi warga. Paling merasakan ketika ada masalah, terkait dengan alam dan sosial. Bapak Ibu paling depan. Izinkan saya mengucapkan terima kasih sudah jadi bagian terdepan Pemprov DKI," ujarnya.
Open House setiap Sabtu
Selain itu, Gubernur Anies juga mengimbau kegiatan warga di setiap kecamatan di Jakarta Timur, dapat semakin diintensifkan. Hal ini selaras dengan upaya menjadikan Jakarta sebagai kota yang maju dan bahagia warganya.
Dia mengimbau untuk meningkatkan antisipasi Operasi Siaga Ibu kota dalam upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengantisipasi kondisi cuaca di Jakarta, hujan disertai angin kencang dan petir yang menyebabkan genangan, banjir di ruas jalan, dan permukiman penduduk, khususnya yang dilewati aliran kali dan beberapa wilayah yang termasuk dataran rendah.
