Debitur Kasus Kredit Fiktif Dihukum, BTN: Putusan Hukum Harus Ditaati

Neli Apriani, debitur Bank BTN Cabang Cikarang, Jawa Barat, setelah menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung pada Rabu, 9 Januari 2019.
Sumber :
  • VoxPop/Adi Suparman

VoxPop – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memastikan mengikuti hasil putusan Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung yang memvonis hukuman pidana penjara selama 5 tahun subsider 3 bulan kepada Neli Apriani terkait kasus kredit fiktif. Neli merupakan salah satu debitur BTN Cabang Cikarang, Jawa Barat.

img_title Eks Dirut Taspen Antonius Kosasih Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Investasi Fiktif

"Kita akan mengikuti seluruh keputusan hukum menyangkut permasalahan tersebut. BTN taat hukum dan taat azas," kata Corporate Secretary BTN, Achmad Chaerul dalam keterangan resminya, Sabtu 13 Januari 2019.

Chaerul menekankan dalam kasus kredit fiktif ini sudah divonis pengadilan. Maka, semua pihak mesti menerima dan mengikuti putusan hukum tersebut. Bila memang tak terima, maka ada prosedurnya untuk menempuh banding.

img_title Menkeu Purbaya Respons KPK soal Potensi Kredit Fiktif Rp200 T: Kalau Ketahuan, Tangkap!

"Putusan pengadilan harus diikuti. Kalau ada yang tidak menerima putusan tersebut ada tahapan berikutnya silakan lakukan banding. Tidak harus berargumentasi sehingga menambah masalah lain," jelasnya.

Kemudian, ia menerangkan kembali kasus kredit fiktif tersebut merupakan murni hasil persidangan yang menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa Neli. Dia menegaskan terdakwa N juga bukan sebagai pegawai BTN. Meski demikian, ia tak menampik memang ada proses kredit di cabang Bank BTN di Cikarang.

img_title Polda Sulsel Bongkar Kasus Kredit Fiktif di Bank Pelat Merah, Rugikan Negara Rp55 Miliar

"Dalam perjalanannya, kredit yang sudah dicairkan tersebut macet dan terbukti saudari N bersalah," sebutnya.

Lalu, ia menegaskan Bank BTN juga yang melaporkan kasus kredit fiktif tersebut sebagai dugaan tindak pidana korupsi. Laporan langsung ke Kejaksaan Negeri Bekasi pada 18 Oktober 2016.

"Justru kita yang melaporkan masalah ini ke aparat hukum dalam hal ini Kejaksaan Negeri Bekasi di mana masalah itu terjadi," tutur Chaerul.

Baca: Karyawan Korupsi Kredit Fiktif Rp4,2 Miliar Dihukum Bui Lima Tahun

Kasus kredit fiktif yang menyeret Neli sebagai terdakwa sudah diputuskan Pengadilan Negeri Kelas 1A khusus Bandung. Dalam vomis tersebut, majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana kepada Neli selama 5 tahun bui subsider 3 bulan dan denda Rp300 juta.

“Menjatuhkan pidana lima tahun penjara sebagaimana diatur dalam pasal 2 ayat 1 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001,” kata ketua majelis hakim Dahmiwirda, saat membacakan amar putusannya pada Rabu 9 Januari 2019. (ren)

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sikka Henderina Malo (tengah)

Korupsi Kredit Fiktif di Bank BUMN Hingga Miliran Rupiah Raib, 8 Orang Tersangka 3 Buron

Sebanyak 8 orang ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dengan modus kredit fiktif pada salah satu bank BUMN. Kasus diungkap Kejaksaan Negeri Sikka.

img_title
VoxPop.co.id
19 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut