Warga Korea Kepergok Sebarkan Ajaran Kerajaan Yehuwa di Jambi

WNA asal Korea mendatangi rumah warga menyebarkan agama Kerajaan Yehuwa
Sumber :

VoxPop – Dua warga negara asing asal Korea, diduga menyebarkan ajaran tentang Kerajaan Yehuwa di masyarakat Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi, Jambi. Kabar tersebut, membuat warga sekitar langsung heboh.

img_title Imigrasi Bandara Soetta Tolak 70 WNA Masuk ke Indonesia

Informasi dihimpuni VoxPop, kedatangan mereka di Jambi, bukan untuk berwisata menikmati alam Muarojambi, tetapi diduga untuk penyebaran dan pembagian buku dan brosur tentang ajaran Kerajaan Yehuwa.

Janiarto, warga setempat, mengatakan jemaat Kerajaan Yehuwa itu sempat mendatangi empat orang warga langsung di kediaman masing-masing. Karena curiga dengan orang asing, maka warga langsung menolaknya.

img_title WNA Ngamuk Pukul Petugas Bandara Ngurah Rai, Begini Endingnya

"Dalam aksinya, kepada warga setempat, mereka ini membagikan buku dan brosur tentang ajaran Kerajaan Yehuwa. Mereka menyampaikan bahwa ajaran kerajaan Yehuwa adalah ajaran yang baik dan harus disebarkan kepada masyarakat," kata Janiarto, Senin 11 Februari 2019.

Karena dinilai mencurigakan dan meresahkan warga sekitar, Janiarto langsung menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtimbmas Polsek Kumpeh Ulu.

img_title Soal Omicron, PKS Minta Pemerintah Batasi Akses Masuk Sejumlah Negara

"Aksi mereka sangat janggal dan meresahkan warga. Ini juga dapat menimbulkan konflik sosial di masyarakat. Sebab, masyarakat Desa Kasang Pudak adalah mayoritas beragama Islam," terangnya.

Babinsa Koramil 415-06/Pijoan, Sertu Syamsori bersama Bhabinkamtibmas Polsek Kumpeh Ulu, Bripka Ikha Adi tiba di lokasi. Petugas langsung menanyakan tujuan dua WNA itu membagi-bagi buku dan brosur tentang ajaran kerajaan Yehuwa di Muarojambi.

"Kami menanyakan dokumen (KTP dan Paspor) WNA asal Korea, namun saat diminta dokumen tidak dapat menunjukkan kelengkapan dokumen dengan alasan ketinggalan di mobil," kata Sertu Syamsori.

Jemaat penganut Yehuwa dipanggil di Kantor Balai Desa Kasang Pudak.

Foto: Perwakilan jemaat dipanggil ke Balai Desa

Namun, pada saat menuju ke mobil kedua orang WNA tersebut melarikan diri. Selanjutnya, salah seorang jemaat Kerajaan Yehua, Rumpil Saragih menghubungi pengurus jemaat Kerajaan Yehuwa atas nama Sukardi Bong untuk datang ke lokasi.

Tidak lama kemudian, Sukardi Bong tiba di lokasi untuk memberikan penjelasan terkait kegiatan jemaat Kerajaan Yehuwa di Balai Desa Kasang Pudak, selanjutnya diadakan pertemuan di Balai Desa Kasang Pudak.

Adapun hasil dari pertemuan tersebut, disepakati agar bersama-sama untuk menjaga kerukunan antarumat beragama dan saling menghormati setiap agama.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut