Terapkan PSBB 6 Mei, Jabar Siapkan Rp10,8 Triliun

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Sumber :
  • Adi Suparman/ VoxPop.

VoxPop – Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah 100 persen kesiapannya untuk memberlakukan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di seluruh wilayah kota dan kabupaten Jawa Barat pada Rabu, 6 Mei 2020. Tujuannya, memutus mata rantai penularan virus corona atau COVID-19.

img_title Irjen Pipit Bentuk Tim Gabungan Ungkap Kematian Satpam di Waduk Jatiluhur

“Kesiapan PSBB sudah kami lakukan video conference bersama wali kota dan bupati, 100 persen semua siap. Kami beri waktu sampai hari Selasa untuk melakukan sosialisasi, sebelum diberlakukan PSBB pada hari Rabu, 6 Mei,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil seperti dikutip dari tvOne pada Sabtu, 2 Mei 2020.

Menurut dia, pemerintah daerah telah menyiapkan dana gabungan baik dari provinsi maupun kota dan kabupaten sebesar Rp10,8 triliun untuk penanganan COVID-19 selama diterapkan PSBB di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat.

img_title Penjualan Semester I-2026 Naik 5,6 Persen, SIG Bidik Perluasan Pasar di Jawa Barat

“Ini dana untuk membeli peralatan-peralatan darurat kesehatan, serta bantuan sosial,” ujarnya.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menjelaskan alasan PSBB diterapkan di seluruh wilayah Jawa Barat untuk menekan penyebaran virus corona. Karena menurut dia, penerapan PSBB di wilayah Bogor, Bekasi dan Depok cukup efektif.

img_title Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Tangkap Begal, Yusril: Jangan Main Hakim Sendiri, Mereka Harus Ditangkap Hidup-hidup

“Alhamdulillah ada penurunan dalam penyebaran COVID-19, sehingga perlu diperluas PSBB. Jadi, Alhamdulillah PSBB efektif untuk penurunan corona,” kata Ulum.

Memang, kata dia, peran masyarakat di Jawa Barat sangat tinggi karena sudah menyadari menghindari kerumunan, diam di rumah, memakai masker dan lainnya. Artinya, masyarakat meningkatkan disiplin untuk sama-sama memutus corona.

“Itu sudah disadari oleh masyarakat Jawa Barat, sehingga agak sedikit menurun, mudah-mudahan nihil lagi. Insya Allah, Jawa Barat akan segera selesai tentang corona ini,” jelas dia.

Oleh karena itu, Ulum mengajak masyarakat supaya terus disiplin agar akhir bulan Mei penyebaran dan penularan virus corona di Jawa Barat selesai. Akan tetapi, jika masyarakat tidak disiplin tentu tak bisa diketahui kapan akan berakhirnya wabah tersebut.

“Kita bahas bersama Gugus Tugas, pertengahan Mei ini (puncaknya). Kalau masyarakat Jawa Barat disiplin, Insya Allah akhir bulan ini sudah menurun. Jadi Juni-Juli selesai. Cuma kalau tidak disiplin, saya tidak bisa jawab,” tandasnya.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau Om Zein bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

Janjikan Hadiah, Dedi Mulyadi Minta Warga Lapor hingga Viralkan Peredaran Tramadol di Jabar

Dedi Mulyadi mengajak warga melaporkan temuan tersebut kepada aparat berwenang maupun melalui unggahan di media sosial. Ia menegaskan masyarakat yang aktif

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut