Ngeri, Kapolsek Disandera Ratusan Warga dan Ditikam
- VoxPop/Syarifuddin Nasution
"Kita dapat informasi dari Kapolsek Pelepat, saat dihadang, Kapolseknya meminta agar menyingkir karena mereka mau lewat, namun masyarakat tetap bertahan ditempat," ungkapnya.
Seterusnya, penghadangan masyarakat diperkirakan mencapai 400 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dan saat pihak Kapolsek dan anggotanya terus berupaya untuk membubarkan, warga langsungang melakukan pengeroyokan dangan menggunakan Batu,kayu dan senjata tajam tersebut terhadap rombongan yg akan kembali dari melakukan razia PETI ketempat Polsek.
"Akibat di lakukan pengeroyokan tersebut satu orang anggota polisi mengalami luka tusuk di bagian pantat dan mobil yg di gunakan kaca depan dan samping pecah, akibat pukulan Massa serta 2 orang pelaku lepas melarikan diri serta Barang bukti hilang di ambil massa lagi," paparnya.
Trisaksono menuturkan, saat dihadapan kerumunan massa yang mengamuk, rombongan yang di keroyok berusaha menyelamatkan diri ke Base Camp PT. PML serta sekaligus melakukan perawatan terhadap anggota yang ditusuk sebanyak satu kali.
Mendengar informasi tersebut, kita langsung kerahkan tim gabungan sekitar pukul 23.45 WIB ratusan orang yang terdiri dari TNI, dan Polisi mengunjungi desa tempat penyanderaan anggota kepolisian.
"Sekitar pukul 05.00 WIB Rombongan Kapolsek Bungo dan akan mengambil langkah-langkah ke depan terkait permasalahan Peti," kata dia.
