Ryamizard Tegaskan Peluang Industri Alutsista RI Besar

Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu
Sumber :

VoxPop – Mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengungkapkan, saat masih di pemerintahan sudah menjalankan permintaan Presiden Joko Widodo. Salah satunya agar Indonesia bisa mengurangi ketergantungan impor alutsista.

img_title Cegah Kebocoran dan Underinvoicing Ekspor-Impor, Purbaya Siapkan Pusat Intelejen IT

"Saya dari dulu emang begitu, kan dari dulu begitu. Saya enggak pernah beli alat (dari) luar negeri," ujarnya di Gedung Lembaga Pertahanan Nasional, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu 23 November 2019.

Dia mengaku optimistis peluang industri pertahanan dalam negeri semakin baik. Bahkan, dirinya menilai Indonesia bisa mengekspor ke negara lain. 

img_title Anindya Bakrie Targetkan Perdagangan RI-India Tembus US$50 Miliar

"Iya industri dalam negeri. (Peluangnya) banyak. Saya enggak pernah (belanja alutsista dari luar). Yang penting orangnya, the man behind gun. Yang penting hebat-hebat orangnya," katanya menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo, memimpin rapat kabinet terbatas mengenai Polhukam. Di antaranya, mengenai sistem dasar pertahanan negara.

img_title Kemendag Ungkap IEU-CEPA Bakal Sumbang 0,04 Persen ke Ekonomi RI

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan anggaran pertahanan yang cukup besar, dimanfaatkan dengan baik. Yakni memicu pertumbuhan industri-industri pertahanan dalam negeri. 

"Dan juga untuk memenuhi minimum essential force yang sudah kita targetkan. Sedapat mungkin jangan sampai kita impor semuanya, tetapi harus di anggaran yang ada harus dimanfaatkan untuk pengembangan industri strategis dari hulu sampai ke hilir," ujar Jokowi. [mus]

Ilustrasi kontainer

Pembongkaran Paksa 15 Kontainer Tujuan Ekspor ke Singapura Jadi Sorotan

Insiden pembukaan secara paksa segel 15 kontainer dari 25 kontainer tujuan ekspor ke Singapura pada Minggu 24 Mei 2026 mendapat sorotan publik. Baca berita selengkapnya

img_title
VoxPop.co.id
24 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut