Saudi Bangun 60 Ribu Toilet Bertingkat di Mina, RI Minta Didahulukan

Suasana tenda jemaah di Mina
Sumber :
  • Kemenag

“Pemerintah Indonesia meminta agar kebijakan tersebut ditunda dan tidak dikenakan kepada jemaah haji Indonesia untuk tahun ini,” tutur Sri Ilham.

img_title Jemaah Haji Mulai Diberangkatkan ke Arafah Besok

2. Penghapusan gelang tangan barcode jemaah haji

Sejak 1438 H/2017 M, Kementerian Haji dan Umrah Saudi menerapkan kebijakan bahwa jemaah haji Indonesia wajib menggunakan gelang tangan barcode. Kebijakan ini tidak optimal karena barcode dan gelang yang telah dicetak mudah rusak saat terkena keringat dan air. 

img_title Berangkat Kamis, Purbaya Ungkap Persiapan Jelang Keberangkatan Haji

Padahal, Pemerintah Indonesia sudah lama membekali jemaah haji Indonesia dengan gelang identitas dari bahan stainless agar tidak mudah rusak dan bahkan terhadap api. 

“Kami minta agar kebijakan gelang tangan barcode ini dicabut dan jemaah haji Indonesia cukup gunakan gelang dari bahan stainless,” ujarnya.

img_title Diduga Hendak Berhaji Melalui China, 32 WNI Dicegat di Bandara Soekarno-Hatta

3. Fast Track untuk seluruh jemaah haji Indonesia

Layanan fast track untuk 70.000 jemaah haji Indonesia yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta diberlakukan sejak musim haji 1439 H/2018 M. Layanan ini terbukti sangat membantu dan mengurangi tingkat kelelahan jemaah haji. 

“Kami harap layanan ini diperluas untuk jemaah haji di seluruh embarkasi di Indonesia dan tanpa tambahan biaya,” ucap Sri Ilham.

4. Perluasan program Iyab untuk seluruh kloter

Tahun 1440 H, maskapai Saudi menerapkan Program Iyab untuk sebagian kloter jemaah haji Indonesia. Melalui program ini, ketika akan meninggalkan bandara Jeddah atau Madinah ke Tanah Air, jemaah tidak melakukan proses keimigrasian seperti perekaman biometrik, sidik jari, dan lainnya. 

Setibanya di bandara, jemaah bisa langsung masuk pesawat. Program ini dinilai baik dan meningkatkan kenyamanan jemaah pada fase kepulangan. 

“Kami meminta agar program ini bisa diterapkan untuk semua kloter baik, yang dipulangkan dengan Saudi Airlines maupun Garuda Indonesia,” tutur Sri Ilham.

5. Penempatan jemaah di Armina berdasarkan zonasi di Mekah

Sejak 2019, Indonesia menerapkan sistem zonasi dalam penempatan jemaah haji di Mekah. Penempatan dengan sistem zonasi ini juga diberlakukan di Arafah dan Mina. 

“Kami minta agar hal sama diberlakukan untuk musim haji tahun ini,” ucap Sri Ilham.

6. Transportasi jemaah di Mina

Setiap tahun, selalu saja ada jemaah haji Indonesia yang menempati kawasan perluasan Mina dengan jarak lebih 8 kilometer dari jamarat. Jarak yang jauh ini membuat jemaah kelelahan. “Kami usul agar disediakan layanan transportasi pergi pulang dari kawasan perluasan Mina ke Jamarat,” tuturnya.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak

Tutup Celah Penyimpangan, Kemenhaj Hapus Mekanisme Lunas Tunda Ganti

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) secara resmi menghapus mekanisme lunas tunda ganti dalam penyelenggaraan ibadah haji khusus. Apa alasan Kemenhaj?

img_title
VoxPop.co.id
18 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut