Jokowi: Menuju Negara Besar, yang Cepat Kalahkan si Lambat

Presiden Jokowi saat di kawasan industri terpadu Batang.
Sumber :
  • VoxPopnews/Eduward Ambarita

VoxPop – Presiden Jokowi menyatakan ukuran menjadi negara besar bukan lagi bagaimana cara mengalahkan negara kecil. Bagi dia, di tengah kompetisi yang makin ketat, justru salah satu syarat menjadi negara maju adalah bersaing menjadi negara paling cepat. 

img_title Harga Pertamax Turun, Pemerintah Dinilai Jaga Keseimbangan Energi dan Investasi

Menurut dia, persaingan tersebut dalam artian menuju negara ramah investasi dengan membangun industri terintegrasi sehingga menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak.

"Karena sekarang ini bukan negara besar mengalahkan negara kecil tapi negara yang cepat mengalahkan negara yang lambat," kata Jokowi saat meninjau Kawasan Industri di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa 30 Juni 2020.

img_title Purbaya Pede Ekonomi Sepanjang 2026 Bakal Tumbuh hingga 6 Persen, Begini Strateginya

Jokowi bilang ruwetnya birokrasi memperlambat kemajuan negara. Ia mencontohkan, pengurus izin satu pintu untuk suatu investasi salah satunya. Jangan lagi, kata dia, perusahaan-perusahaan besar kabur tak ingin berinvestasi di Tanah Air lantaran berbelitnya izin yang diberikan.

"Ini juga terus saya sampaikan pada para menteri dan Kepala BKPM dilayani dan dikejar. Disampaikan fasilitas apa yang ingin kita berikan. Baik urusan lahan urusan izin, urusan listrik, gas dan lain-lain yang ini akan memberikan sebuah daya saing negara kita dalam rangka mereka mau merelokasi ke Indonesia," ujarnya.

img_title IHSG Dibuka Menghijau Siap Uji Resistance, Wall Street dan Bursa Asia Kompak Menguat

Dalam kesempatan itu, kepala negara kembali mengungkit, pernyataan dirinya tahun lalu perihal 33 perusahaan besar dunia yang merelokasi usahanya dari Tiongkok ke negara lain. 

Kali ini, tegurannya tersebut setidaknya dijawab perlahan. Sebanyak tujuh perusahaan bakal menanamkan investasi di kawasan industri seluas 4 ribu hektare di Jawa Tengah.

"Jangan sampai kita tidak mendapatkan perusahaan itu untuk mau masuk ke Indonesia. Jangan kalah dengan negara-negara lain," kata dia.

Tuntun Sekuritas Indonesia

Transformasi dan Inovasi Teknologi Makin Pesat, Investasi Modern Lewat AI & Riset Jadi Tren Baru

Tuntun Sekuritas Indonesia dorong peningkatan literasi pasar modal, soal pemanfaatan teknologi, riset & artificial intelligence (AI) dalam pengambilan keputusan investasi

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut