Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Khawatir Pendampingan Anak Belajar Online
- Edarabia
"Nilai-nilai keindonesiaan tidak boleh hilang hanya karena peralihan dari kelas konvensional ke kelas digital,” kata dia.
Menurutnya, arus globalisasi yang tidak lagi dapat dihindarkan bukan menjadi suatu alasan pembenar yang dapat digunakan oleh para guru untuk tidak melakukan suatu terobosan-terobosan (breakthrough) tentang bagaimana nilai-nilai tersebut dapat tersampaikan dengan baik. “Sehingga menjadi pedoman dan falsafah hidup ketika para murid menjadi pribadi yang dewasa di masa depan,” kata dia.
Oleh karenanya, Tim Advokasi Peduli Pendidikan Indonesia meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengeluarkan kebijakan agar Sistem Pengelolaan Pembelajaran dalam Pendidikan Jarak Jauh harus benar-benar flexible dan Pemerintah harus memastikan dilaksanakan secara merata dari pusat sampai di daerah sehingga peserta didik (anak) khususnya untuk tingkat sekolah dasar dapat teredukasi dengan didampingi oleh orang tua peserta didik kapan pun dan di mana pun serta tidak ada ketimpangan pendidikan antara pusat dan daerah.
"Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus akomodir kekhawatiran dari peserta didik demi terciptanya harmonisasi dan pemerataan pendidikan nasional yang menjadi tanggung jawab pemerintah dalam pendidikan nasional," lanjut Amelia.
