Jokowi Kembali Keluhkan Kinerja Menteri Kabinet

Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas kabinet
Sumber :
  • VoxPopnews/Fikri Halim

VoxPop – Presiden Joko Widodo kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja para menteri. Kali ini, hal yang disoroti Jokowi perihal sense of crisis selama masa pandemi COVID-19 yang dianggapnya sangat kurang dimiliki para menteri. Tercatat, sudah lebih dari dua kali Kepala Negara menyampaikan hal ini di rapat kabinet.

img_title Roy Suryo Janji Tak Ambil Uang Ganti Rugi Rp206 Juta Jika Menang Praperadilan, Disumbangkan ke Panti Asuhan

"Di kementerian-kementerian, di lembaga ini, aura krisisnya belum betul-betul belum. Masih sekali lagi kejebak pada pekerjaan harian, enggak tahu prioritas yang harus dikerjakan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2020.

Baca juga: Jokowi Ajak Ibu PKK Kampanye Pakai Masker

img_title Gelar Adat Jokowi Terus Bertambah, Ahmad Ali: Rakyat Mengingat Hasil Kerja

Jokowi secara khusus menyampaikan realisasi anggaran di kementerian. Beberapa sudah menunjukkan kemajuan seperti perlindungan sosial. Sisanya, bahkan untuk Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) saja belum diisi. Padahal saat ini yang dibutuhkan adalah realisasi dari anggaran, agar bisa tersalurkan ke masyarakat.

"Hati-hati ini. Yang belum ada DIPA-nya saja masih gede banget, 40 persenan belum ada DIPA. DIPA saja belum ada, gimana mau realisasi?" katanya.

img_title Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Kalinya, Minta Status Cekal Dibatalkan

Mengenai persoalan tersebut, Kepala Negara meminta kerumitan-kerumitan seperti ini dibereskan segera. Kata dia, sekarang butuh kecepatan, apalagi situasi pandemi saat ini membutuhkan kerja yang tidak biasa. Kerja pemerintahan, bukan lagi dihadapkan pada situasi normal seperti sebelum COVID-19.

"Oleh sebab itu, saya minta ini pak ketua urusan ini didetailkan satu per satu dari menteri-menteri terkait sehingga manajemen krisis kelihatan, lincah, cepat, troubleshooting, smart shortcut, dan hasilnya betul-betul efektif. Kita butuh kecepatan," katanya.

Sebelumnya, Kepala Negara sempat mengatakan kekecewaan dengan kinerja anak buahnya itu, pada rapat kabinet paripurna 10 Juli 2020 lalu. Bahkan saat itu ada ancaman reshuffle kabinet.

Roy Suryo memberikan keterangan kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Polda Metro Siap Hadir di Praperadilan Keempat Roy Suryo Terkait Status Cekal

Polda Metro Jaya menyatakan siap hadir dalam persidangan gugatan praperadilan keempat yang diajukan tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut