Menko Luhut Sebut Vaksinasi Corona di Kota Bogor Mulai November 2020

Ilustrasi vaksin virus corona
Sumber :

VoxPop – Wali Kota Bogor Bima Arya mengikuti rapat koordinasi bertajuk ‘Targeted Testing & Tracing COVID-19’ bersama Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dan para kepala daerah se-Jabodetabek dan Bali. Rapat digelar secara daring di Taman Ekspresi, Sempur, Bogor Tengah, Selasa, 13 Oktober 2020.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Dalam kesempatan tersebut Bima Arya meminta arahan terkait dengan pelaksanaan pemberian vaksin COVID-19 yang rencananya akan dilakukan di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor.

“Kami sudah siapkan secara teknis di Puskesmas Tanah Sareal. Tetapi banyak pertanyaan warga terkait dengan kapan sebetulnya. Kami siapkan teknis semua, termasuk siapa saja gelombang pertama yang akan diprioritaskan. Tapi mohon dapat kami diberikan gambaran, kira-kira timing-nya seperti apa, karena banyak sekali pertanyaan dari warga,” tanya Bima Arya kepada Menko Luhut.

img_title Rakernas XVIII APEKSI Rumuskan 10 Rekomendasi, Wamendagri Bima Arya Harap Jadi Pijakan Wujudkan Kota Berkelanjutan

Baca juga: Wali Kota Jambi Syarif Fasha Sembuh dari Corona

Luhut kemudian menjawab, bahwa pemerintah pusat dengan Kementerian Kesehatan juga sedang mematangkan secara teknis terkait prosedurnya. Namun, Luhut menegaskan dalam waktu dekat vaksinasi akan segera dilakukan dengan prioritas profesi tertentu.

img_title Wamendagri Bima Arya Tegaskan Karnaval Budaya Nusantara Tunjukkan Semangat Kolaborasi Kota di Indonesia

“Kalau vaksin itu Insya Allah mulai November akan jalan, Desember seterusnya. Barangnya itu kemarin sudah ada, hanya tinggal nanti pengaturannya bagaimana. Itu sedang kita siapkan. Saya kira kalau sudah disiapkan, nanti kita lapor Presiden. Presiden nanti pilih opsi mana. Nanti dalam satu dua minggu ini ada keputusan,” ujar Luhut.

Luhut menambahkan, Menkes Terawan Agus Putranto juga sudah melakukan kunjungan kerja ke Yunan, Tiongkok terkait dengan finalisasi pembelian vaksin COVID-19. Termasuk prosedur-prosedur yang harus dilakukan saat pemberian vaksin.

“Sampaikan pada teman-teman yang lain, semua kita atur betul-betul dengan skala prioritas yang bagus. Karena jumlah (vaksin) yang datang kira-kira sekitar 9 juta orang yang bisa disuntik. Itu sebenarnya sudah cukup bagus,” katanya.

Prioritas vaksin

Pemerintah Kota Bogor terus mematangkan rencana vaksinasi di Kota Bogor. Bima mengatakan, vaksinasi rencananya akan dimulai pada November mendatang.

“Jadi berdasarkan arahan dari Pak Menko (Luhut), kemungkinan besar pemberian vaksin akan dimulai, kalau tidak ada halangan bulan November. Artinya tidak akan terlalu lama lagi,” kata Bima.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut