Menkumham: RUU Larangan Minuman Beralkohol Masih Sebatas Usulan DPR

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly
Sumber :
  • ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

VoxPop – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly, menuturkan Pemerintah belum membahas soal kemungkinan memasukkan RUU Larangan Minuman Beralkohol ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2021. Menurut Yasonna, hal ini tak lain karena RUU tersebut belum resmi menjadi usul DPR.

img_title Gandeng Naoyoshi, Lovina Beach Brewery Ekspansi ke Pasar Minuman di Jepang

"Hingga saat ini kami masih belum membahas tentang kemungkinan dimasukkannya RUU Larangan Minuman Beralkohol ke Prolegnas 2021 yang akan segera ditetapkan bersama oleh Pemerintah dan DPR," kata Yasonna dalam keterangannya, Senin, 16 November 2020.

Selain itu, kata Yasonna, pihaknya mendengar Badan Legislasi DPR sendiri belum satu bahasa terkait RUU Larangan Minuman Beralkohol ini. 

img_title Yasonna Bantah Isu Kongres Mundur gegara PDIP Terpecah Belah

“Karenanya, Pemerintah masih dalam posisi melihat dulu bagaimana perkembangannya," ujarnya.

Baca juga: Ibu Muda di Depok Sudah Coba Bunuh Diri 5 Kali

img_title MK, Mahkamah Bukan Tempat Sampah

Yasonna juga meminta masyarakat tak perlu terlibat dalam polemik tak jelas, mengingat RUU Larangan Minuman Beralkohol ini masih harus melewati proses panjang.

"RUU Larangan Minuman Beralkohol merupakan usulan atau inisiatif dari beberapa anggota DPR dan masih dalam pembahasan. Proses serta kajiannya masih panjang sebelum DPR mengambil keputusan apakah RUU ini akan dilanjutkan atau tidak," kata Yasonna.

Lagipula, lanjut Yasonna, RUU ini juga belum resmi sebagai usul inisiatif DPR, masih sebatas rencana yang diajukan ke Baleg. “Karenanya, saya berharap tidak perlu ada polemik berlebihan terkait RUU Larangan Minuman Beralkohol ini di tengah masyarakat," ujarnya. 

Sebagaimana diketahui, RUU Larangan Minuman Beralkohol kembali dibahas di Baleg usai diusulkan oleh 21 anggota DPR RI dari fraksi PPP, PKS, dan Gerindra. RUU tersebut pada saat ini baru dalam tahap penjelasan dari pengusul rancangan regulasi untuk bisa dikaji oleh Baleg sebelum menentukan RUU Larangan Minuman Beralkohol bisa dilanjutkan atau tidak. 

Seperti dilansir laman resmi DPR, RUU tersebut terdiri atas 7 bab dan 24 pasal. Adapun RUU masih saja berhenti di wacana sejak pertama kali diusulkan pada tahun 2015. (ase)

Ketua DPP PDIP Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat

Yasonna PDIP soal Usulan Gelar Pahlawan Soeharto: Kontroversinya Tinggi, Hati-hati Lah

Ketua DPP PDIP, Yasonna Laoly meminta agar usulan pemberian gelar pahlawan nasional terhadap Presiden ke-2 Soeharto dapat dikaji lebih baik sebab kontroversinya tinggi.

img_title
VoxPop.co.id
5 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut