Sudah 29 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Hari Ini 5 Orang

Karopenmas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono.
Sumber :
  • Kenny P/VoxPop.

VoxPop – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri sudah berhasil mengidentifikasi 29 jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Terbaru, sebanyak 5 jenazah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI, pada Minggu 17 Januari 2021.

img_title Pelaku Mutilasi di Depok Kenalan dengan Korban Lewat Medsos, Bertemu Kemudian Cekcok Hingga Berakhir Dihabisi

Kelima orang korban kembali teridentifikasi melalui DNA keluarga. Namun, pihak keluarga dari salah satu korban tidak mau identitas dari korban diungkap ke publik.

"Tim DVI hari ini berhasil mengidentifikasi 5 korban, ada satu korban inginkan identitas tidak disampaikan jadi patut kita hargai dan hormati," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, Minggu 17 Januari 2021.

img_title 16.812 Pelanggaran soal Pelat Nomor Terekam ETLE, Korlantas Polri Bakal Terapkan Sistem Face Recognition

Baca juga: Jakarta Tak Lagi Masuk Peringkat 10 Besar Kota Paling Macet di Dunia

Empat korban yang berhasil diidentifikasi pada Minggu, 17 Januari 2021, dua diantaranya merupakan pramugari dari NAM Air yang ikut dalam penerbangan Sriwijaya Air SJ 182, Yunita Dwi Saputri dan Oke Dhurrotul.

img_title Polri Tambah Kekuatan Hadapi Ancaman Siber, Satu Perwiranya Rampungkan Studi Cybercrime di NYU

"Korban-korban berhasil identifikasi, Pertama atas nama Fao Nuntius Zai (Laki-laki usia 11 bulan). Kedua, Yuni Dwi Saputri (Perempuan, usia 34 tahun). Ketiga, Iuskandar (laki-laki 52 tahun). Keempat, Oke Dhurrotul Jannah (Perempuan 24 tahun). Satu (keluarga) tidak mau identitasnya disampaikan ke publik," tambahnya.

Sementara itu, proses identifikasi dari korban dijelaskan oleh Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Polri, Kombes Ratna. Dia menjelaskan korban yang teridentifikasi melalui sampel DNA atas nama Fao Nuntius Zai berhasil diidentifikasi melalui data ante mortem milik ayah kandungnya. Korban selanjutnya yang diidentifikasi melalui DNA adalah Yunita Dwi Saputri yang diidentifikasi melalui DNA yang berada dibarang pribadi miliknya.

"Kedua Yuni Dwi Saputri, perempuan gunakan properti sikat gigi. Jadi kalau kemarin bahwa dengan orang tua maka profile DNA dari anak harus setengah dari orang tu. Kalau ini dari properti kepemilikan pribadi yang diberikan keluarga, maka harus match semua tidak boleh separuh," jelas Ratna.

Dua korban lain yang teridentifikasi atas nama Iuskandar yang dicocokan dengan data ante mortem milik anak kandungnya. Sementara itu, korban atas nama Oke Dhurrotul Jannah teridentifikasi melalui DNA sang ibu.

Sementara itu, tim DVI telah menyerahkan 15 jenazah korban yang berhasil diidentifikasi kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kakorlantas Polri Irjen Wibowo (kiri)

Korban Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Bulan Juli Turun 22,92 Persen

Data kecelakaan sepanjang Juli 2026 mencatat jumlah korban meninggal dunia turun 22,92 persen dibandingkan Juni 2026 atau berkurang sebanyak 441 orang.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut