Revisi UU Pemilu, PKS Ingin Presidential Threshold Jadi 10 Persen

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera atau PKS, Mardani Ali Sera.
Sumber :
  • VoxPop/Rifki Arsilan

VoxPop – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera, turut menyampaikan pandangannya terkait Rancangan UU Pemilu yang saat ini tengah ramai menjadi sorotan. Menurut Mardani, PKS ada pada posisi mendukung ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold turun.

img_title Intelijen AS Sebut China 'Miliki' Data 220 Juta Pemilih Pemilu

"Kita berharap pemilu menghasilkan pemimpin yang berkualitas dan karena itu hambatan untuk masuknya harus diturunkan. Partai Keadilan Sejahtera berharap bahwa threshold untuk presiden tidak di 20 persen, tapi di 10 persen kursi dan 15 persen suara," kata Mardani, saat dikonfirmasi VoxPop pada Jumat 29 Januari 2021.

Salah satu alasannya, kata Mardani, agar Indonesia mempunyai banyak orang-orang terbaik yang maju di pilpres. Sehingga tidak terjadi polarisasi seperti pada Pilpres 2014 dan 2019 di mana cuma dua pasang calon yang justru membawa perpecahan masyarakat.

img_title Cegah Korupsi, KPK Usul Alat Peraga Kampanye Peserta Pemilu Dibiayai Pemerintah

"Partai Keadilan Sejahtera berharap pilpres bukan sarana perpecahan nasional, tetapi sarana persatuan dan memilih orang-orang terbaik menjadi Presiden Republik Indonesia. karena itu, turunkan threshold untuk presiden," kata Mardani.

Sementara itu, untuk pilkada, Partai Keadilan Sejahtera berharap ambang batasnya tidak 20 persen. Tetapi bisa menjadi 10 kursi dan atau 15 persen suara. 

img_title China Bantah Tuduhan Trump soal Campuri Pemilu AS

"Karena kita berharap tidak ada MBA, married by accident di pilkada di mana ada kepala daerah dan wakil kepala daerah kawin karena cuma ingin mendapatkan syarat 20 persen kursi. Padahal mereka menikahnya by accident, tidak ada kesamaan visi-misi tidak sama kepentingannya," ujarnya.

Data yang ada saat ini, kata Mardani, sekitar 67 persen kepala daerah pecah dengan wakil kepala daerah pada periode kedua. Hal itulah yang perlu dihindarkan dan PKS ingin kepala daerah yang terpilih tetap harmonis.

"Kita ingin kepala daerah yang bisa bekerja sama sehingga menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat. Jangan ada lagi perpecahan antara kepala daerah dengan wakil kepala daerah karena kalau itu terjadi kita membuang-buang banyak sumber daya," ujarnya.

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi ke Kader PSI: Percuma Punya Struktur Partai Tapi Cuma Formalitas

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kader PSI agar tidak hanya membangun organisasi di atas kertas jika ingin meraih hasil maksimal di Pemilu 2029.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut