Pasien COVID-19 di RSUD Pamekasan Membeludak

Rapid Test Antigen (ilustrasi)
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

VoxPop – Direktur RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan, Jawa Timur, dr Farid Anwar, menyatakan pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit itu membeludak sehingga perlu membuat tenda darurat untuk penanganan pasien.

img_title Pelaku Kasus Penipuan Berkedok Investasi Senilai Rp 7,8 Miliar Diringkus

"Tenda darurat untuk layanan UGD, karena ruang UGD kami konversi untuk dijadikan tempat perawatan pasien COVID-19. Ruang isolasi yang kami sediakan sebelumnya, sudah tidak bisa menampung pasien yang terus berdatangan," kata Farid, Rabu sore, 20 Juni 2021.

Farid menuturkan, awalnya RSUD Pamekasan menyediakan sebanyak 14 ranjang untuk pasien COVID-19, lalu ditambah 18, 15 dan 10, hingga akhirnya menjadi 88 tempat tidur.

img_title ASN Sumenep Jadi Tersangka, Polisi Buru Aktor Lain di Balik Kasus KTP Ganda

"Tapi saat ini, semua tempat sudah penuh, sehingga kami harus mengkonversi ruang UGD menjadi ruang isolasi pasien COVID-19, dan layanan UGD ditempatkan di tenda darurat di halaman rumah sakit ini," kata Farid, menjelaskan.

Selain di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, di dua rumah sakit lainnya, yakni di RSUD Waru dan Rumah Sakit Moh Noor milik Pemprov Jatim yang ada di Pamekasan juga penuh.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Di RS Waru kapasitas tampung pasien COVID-19 sebanyak 10 bed dan RS Moh Noor juga 10 ranjang dan semuanya juga penuh dengan pasien COVID-19.

Humas Satgas COVID-19 RSUD dr Slamet Martodirjo Pamekasan dr Syaiful Hidayat menjelaskan kasus COVID-19 pada gelombang kedua yang menyerang warga sekarang lebih ganas dibanding sebelumnya.

"Banyak pasien yang baru tiba di RSUD Pamekasan, hanya dalam hitungan jam, langsung meninggal dunia. Kasus mirip seperti yang di Bangkalan," kata Yayak, sapaan karib dr Syaiful Hidayat itu.

Yayak juga menjelaskan, pihaknya juga telah mengirim sampel dari penderita COVID-19 yang meninggal dunia ke RSUD Dr Soetomo Surabaya, tetapi hingga kini belum diketahui, karena pemeriksaan laboratorium di rumah sakit yang menjadi rujukan se-Jawa Timur itu masih antre. (ant)

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut