Ngabalin: Bagaimana Mungkin HMI Berpandangan Sama dengan Rocky Gerung

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin
Sumber :
  • VoxPop.co.id/ Agus Rahmat

VoxPop – Rencana Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pimpinan Abdul Muis Amiruddin berunjuk rasa di depan Istana Negara direspons oleh Ali Mochtar Ngabalin. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden itu menyebut rencana demonstrasi yang digelar berbeda dengan kubu HMI pimpinan Raihan Ariatama tersebut dinilai perlua menjelaskan tujuan demonstrasi. 

img_title Perempuan di Ciamis Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI, Apa Motifnya?

Ali meminta, HMI kubu Abdul Muis berdiskusi agar pesan dari para mahasiswa bisa didengarkan juga oleh pemerintah.

"Kalau di lihat dari posisi Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia itu kan organisasi kader yang isinya adalah teman-teman mahasiswa. Kalau HMI juga punya penilaian pemerintah ini gagal, maka yang harus dilakukan itu adalah dia harus mengurai di mana kegagalan yang mereka maksud," kata Ali, Kamis 5 Juli 2021.

img_title Awas Macet, Ada Dua Aksi Demo di Jakarta Hari Ini Senin 3 Agustus 2026, Hindari Kawasan Ini

Ali Ngabalin melanjutkan, selama pandemi banyak pihak menyampaikan berita hoaks. Ada pula yang nyinyir seakan pemerintah selalu salah. Maka Ali mengajak berbagai pihak bisa duduk bersama dan berdiskusi.

Dia juga meminta, para mahasiswa HMI kubu Abdul Muis tidak terbawa arus oleh pihak-pihak lain.

img_title Awas Macet! Ada Demo di Jakarta Pusat Hari Ini 21 Juli 2026, Ini Jalur Alternatifnya

"Supaya pengurus besar HMI itu tidak sama derajatnya dengan para penyebar berita hoaks atau seperti orang-orang yang karena sakit hati atau orang-orang yang benci, nyinyir, fitnah," ujar Ali.

"Saya keberatan kalau HMI punya pandangan yang sama dengan orang-orang yang suka nyinyir. Bagaimana mungkin HMI punya pandangan yang sama dengan Rocky Gerung dan Rizal Ramli yang menyudutkan pemerintah itu gagal. HMI punya independensi yang lebih jauh berkualitas daripada mereka yang suka nyinyir," sambungnya.

Ngabalin mengatakan, demonstrasi di kala masa pandemi, apalagi Jakarta masih berstatus level PPKM berisiko penularan virus. Lagi - lagi, Ali mengajak berdialog cara yang paling tepat saat ini ketimbang turun ke jalan.

Sebab ia meyakini, HMI adalah mahasiwa yang punya intelektual tinggi dan organisasi yang bertanggung jawab.

"Jangan HMI membuat kluster baru demonstrasi, berkerumun kemudian nanti menimbulkan kluster baru dalam penyebaran virus Corona," kata Ali.

Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) di Kantor Kemenko Polkam

Menko Polkam Sebut Video Demo di Medsos Hoaks: Mungkin Terjadi Pada Masa Lalu

Menko Polkam Djamari Chaniago mengatakan video aksi demonstrasi yang ramai beredar di media sosial tidak mencerminkan kondisi aktual yang terjadi di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut