TNI Sebut Simpatisan Dukung DPO Teroris Poso secara Intelijen-Logistik

Sejumlah pengendara mobil melintas di depan baliho yang menampilkan buronan anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di Desa Tambarana, Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu, 23 Desember 2020.
Sumber :
  • ANTARA/Basri Marzuki

VoxPop – Satgas Madago Raya terus mengejar dan mempersempit ruang gerak enam anggota kelompok teroris Poso yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) di sejumlah area pegunungan di Kabupaten Parigi Moutong, Poso, hingga Kabupaten Sigi, yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok itu.

img_title Polda Jabar Tegaskan Taufik Hidayat Belum Ditangkap, Video Penangkapan Pelaku Penyiksaan Wanita Bandung Hoaks

Beberapa rumah dan gubuk tua kosong menjadi sasaran mereka, tempat-tempat yang sering menjadi tempat persembunyian logistik para teroris itu.

Penyisiran dipimpin langsung oleh Komandan Korem 132/Tadulako Brigadir Jenderal TNI Farid Makruf, yang berlatar belakang Komando Pasukan Khusus TNI AD, di areal pegunungan Kabupaten Parigi Moutong hingga Kabupaten Sigi.

img_title Terbongkar! Cara Aparat Mengejar DPO Taufik Hidayat, Sang Pelaku Penyekapan Wanita Selama 3 Tahun di Bandung

"Saya yakin jika kita bekerja sama kelompok ini bisa kita dapat lumpuhkan,” kata Makruf, Kamis, 19 Agustus 2021.

Menurut dia, selain medan yang sulit dilalui, kendala utama dalam operasi ini ialah masih banyak simpatisan yang mendukung kelompok itu, baik secara intelijen maupun logistik.

img_title Taufik Hidayat Resmi Jadi DPO! Meta hingga Bareskrim Dilibatkan Buru Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung Ini

“Masih banyak simpatisan mendukung DPO ini, baik secara intelijen maupun logistik, sehingga mereka masih bisa bergerak menghindari pengejaran, dan logistik masih mereka punya. Dengan ada logistik, mereka masih bisa bertahan hidup di hutan; kalau tidak dipasok logistik, saya yakin mereka turun untuk menyerah," katanya.

Makruf bersama Kepala Polda Sulawesi Tengah turun langsung ke lapangan untuk memimpin personel-personel gabungan itu. Dia merasa perlu mengetahui medan agar dapat menentukan taktik dan strategi untuk secepatnya melumpuhkan kelompok pimpinan Ali Kalora itu. (ant)

Ilustrasi- Seekor tapir yang keluar dari habitatnya dan dikonsumsi oleh masyarakat di Kabupaten Mesuji Lampung

Sadis! Tapir Ditombak, Disembelih lalu Dagingnya Dibagi ke Warga di Lampung, 4 Orang Ditangkap

Polisi bergerak cepat mengusut kasus pembunuhan seekor tapir, satwa yang dilindungi, di kawasan Register 45, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung.

img_title
VoxPop.co.id
3 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut