Pimpinan KPK Bantah Tawari Pegawai Nonaktif Gabung ke BUMN

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

VoxPop – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nurul Ghufron membantah pihaknya meminta pegawai nonaktif mengundurkan diri kemudian mengusulkan bergabung ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

img_title Sekolah Rakyat Terintegrasi Cirebon Rampung dan Mulai MPLS, Brantas Abipraya Bangun Infrastruktur Investasi Masa Depan

"Yang jelas dari kami enggak ada meminta pengunduran diri dan lain-lain," kata Ghufron kepada awak media, Selasa, 14 September 2021.

Ghufron berdalih tidak mengetahui mengenai surat permohonan penyaluran pegawai nonaktif ke instansi lain dalam hal ini BUMN. Menurut dia, kemungkinan, pegawai tersebut yang meminta bantuan pimpinan. 

img_title Rumah BUMN Pertamina Perluas Akses Pasar hingga Dorong Digitalisasi UMKM di Sulawesi Tengah

Baca juga: Ganjar Setuju Pedagang Mi dan Bakso Bisa Jualan Jika Sudah Vaksin

"Yang jelas form-nya (surat permohonan) saya enggak tahu. Kalau ditawari, itu bukan ditawari, mereka itu katanya sih ya, mereka nanya masa sih pimpinan enggak memikirkan mereka. Begitu. Artinya, mereka yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat) kan ada macam-macam levelnya, ada yang melawan, kemudian ada yang meminta tolong. Mungkin ada yang minta tolong begitu, mereka mungkin inisiasi di antara mereka sendiri, itu mungkin," imbuhnya. 

img_title Rosan: Danantara Housing Bakal Bantu Pasarkan Rumah dan Apartemen BUMN Belum Terjual

Informasi diterima awak media, beberapa pegawai nonaktif atau yang tak lulus TWK, didekati oleh dua pejabat struktural lembaga antirasuah, yakni Sekretaris Jenderal Cahya Harefa dan Deputi Pencegahan dan Monitoring, Pahala Nainggolan. 

Pegawai nonaktif atau bagian dari Novel Baswedan Dkk itu ditawari program untuk disalurkan ke BUMN dengan syarat memberikan surat pengunduran diri terlebih dahulu yang ditunggu untuk disampaikan di rapat pimpinan Senin kemarin.

Kadin pusat dan daerah se-Indonesia bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara

Kadin Kalteng Dukung Prabowo Pangkas BUMN Bermasalah: Bawa Angin Segar Iklim Investasi

Kadin Kalteng menilai kebijakan memangkas ribuan BUMN menjadi angka ideal berkisar 250 hingga 300 perusahaan akan mencatatkan sejarah manis bagi kepemimpinan nasional.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut