Babak Baru, Polri Libatkan Pomdam TNI Usut Kasus Tabrak Lari Nagreg

Polisi bersama warga mengevakuasi dua jenazah korban tabrak lari di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang kemudian oleh pelaku dibuang ke sungai di Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu, 11 Desember 2021.
Sumber :
  • VoxPop/Adi Suparman

VoxPop – Kasus tabrak lari pasangan kekasih di jalan Nagreg Kabupaten Bandung Jawa Barat yang mengakibatkan dua korban tewas dan jenazahnya dibuang di Banyumas, memasuki babak baru. Kasus tersebut yang saat ini ditangani Polda Jawa Barat, kini ikut ditangani Pomdam TNI.

img_title Menuju Olimpiade 2028, PBTI dan TNI Siap Sukseskan Asian Taekwondo Open di Jakarta

Keikutsertaan TNI dalam kasus ini berawal dari dugaan pelaku tabrak lari merupakan anggota TNI Angkatan Darat yang bertugas di Komando Resor Militer 133/Nani Wartabone (Korem 133/NWB) Gorontalo.

"Menyepakati koordinasi, kami menyapakati bahwa perkara ini akan dilimpahkan kepada Pomdam," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago di Bandung, Jumat 24 Desember 2021.

img_title Viral Kabar Kendaraan Lapis Baja Berjejer di Monas untuk Hadapi Demonstran, TNI: Jangan Sebarakan Hoaks!

"Untuk selanjutnya melakukan penyelidikan - penyelidikan hingga menemukan apakah pelaku tersebut adalah bagian dari TNI? Inipun masih terlalu jauh," tambahnya.

Lanjut Erdi, pihaknya pun memastikan masih menangani kasus tersebut. "Kami pun dari kepolisian tetap menyelidiki karena ini menyangkut video awal, yang sekiranya membutuhkan perhatian atau koordinasi insentif dari kami," terangnya.

img_title Mensesneg Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Tukin TNI, Singgung Nasib Guru dan Nakes di Wilayah 3T

Insiden tabrak lari di jalur Nagreg Kabupaten Bandung Jawa Barat viral di media sosial. Korban yaitu Salsabila asal Bandung dan Handi Saputra asal Garut tewas mengenaskan usai ditabrak lari dan dibuang jenazahnya ke sungai Serayu Banyumas. 

VoxPop Militer: Polisi militer Pomdam Jaya di lokasi penembakan.

Photo :
  • Kodam Jaya

Setelah ditangani Polres setempat pada Sabtu 11 Sabtu Desember 2021, keduanya pun berhasil dievakuasi dan dimakamkan keluarga masing-masing. Salsa disemayamlan di kampungnya, di Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg sedangkan Handi dimakamkan di Desa Cijolang, Garut.

Keluarga korban Salsabila, Deden Sutisna berharap kepolisian dapat menangkap pelaku. "Harapan saya untuk pihak kepolisian polsek, polres, polda, ,mohon dengan sangat untuk mengejar pelaku dan dihukum dengan setimpal," ujar Deden kepada wartawan, Senin 20 Desember 2021.

Kedua korban tabrak lari ditemukan di Sungai Serayu dan Desa Banjarparakan Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. "Yang laki-laki ditemukan di Sungai Serayu wilayah Banyumas dan yang perempuan di Cilacap," Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Berry.

Hasil penyeludikan, identitas korban masuk dalam daftar korban kecelakaan Nagreg. "Setelah penyidik menunjukkan foto gigi, pakaian dan barang-barang yang dikenakan, orangtua korban mengakui atau meyakini mayat yang ditemukan di Sungai Serayu merupakan anaknya (Handi)," katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut