Di Banten, Habib Luthfi dan BNPT Serukan Pencegahan Paham Radikal

Habib Luthfi bin Ali bin Yahya dan Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar.
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus melakukan upaya pencegahan paham radikal. Kali ini, BNPT bersama tokoh agama dan pondok pesantren sosialisasikan pencegahan paham radikal di Lebak, Banten.

img_title Hadapi Ancaman Terorisme, Prabowo Tambah Deputi Kesiapsiagaan dan Kontra Radikalisasi BNPT

BNPT dalam kesempatan dialog kebangsaan turut mengajak Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya. Dialog ini digelar di Pondok Pesantren Nurul Falah, Pasir Malang, Lebak, Banten.

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan pencegahan paham radikal terorisme harus terus dilakukan demi menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) agar tetap rukun dan harmoni. Dia menekankan, urusan kebangsaan adalah tugas pekerjaan rumah yang wajib dijalankan.

img_title Radikalisme Menyusup ke Game Online, Anak-anak Jadi Target

"Masalah kebangsaan ini pekerjaan rumah tugas kita sepanjang negara berdiri. Indonesia merupakan negara kebangsaan, nation state. Beraneka ragam berkumpul jadi satu, NKRI. Mari kita selalu jaga kerukunan dan harmoni ini," kata Boy, dalam keterangannya, Selasa, 8 Februari 2022. 

Boy mengibaratkan paham radikal teroris itu seperti virus yang berbahaya layaknya COVID-19. Kata dia, orang yang terpapar paham radikal intoleran bisa saja tak memiliki tanda-tanda dan sikap tertentu. 

img_title Puluhan Anak Terpapar Ekstremisme, Pemerintah Bakal Lakukan Hal Ini ke Roblox

Kemudian, ia menyampaikan pentingnya penerapan nilai kebangsaan untuk mencegah virus radikal. Ia menyebut nilai kebangsaan itu terdapat dalam empat konsensus yaitu UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Kepala BNPT Boy Rafli Amar.

Photo :
  • Istimewa
 

Menurut Boy, empat konsensus itu mesti terus digelorakan terutama dalam ruang dialog. 

"Kalau masyarakat, anak muda Indonesia tidak kuat aspek ideologinya banyak anak muda akan terpapar," jelas eks Kapolda Papua tersebut. 

Pun, ia melanjutkan agar kalangan anak muda dapat perhatian serius dalam upaya pencegahan paham radikal. Ia mengatakan demikian karena banyak konten propaganda paham radikal yang muncul di media sosial. Status kalangan anak muda di Tanah Air adalah mayoritas pengguna media sosial. 

Sementara, Habib Muhammad Luthfi mendukung upaya BNPT dalam merawat persatuan dan kesatuan bangsa. Dia menjelaskan upaya BNPT dalam merawat persatuan dan kerukunan bangsa harus didukung.

Menurut dia, leluhur bangsa Indonesia telah mewariskan semangat persatuan dan kesatuan yang perlu dijaga. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut