Ibu Kota Pindah, KKJ Usul Jakarta Disatukan dengan Bodetabek

Komite Kajian Jakarta (KKJ).
Sumber :
  • VoxPop/Anwar Sadat

VoxPop – Komite Kajian Jakarta (KKJ) merespons permintaan Pemerintah untuk memberikan masukan terkait konsep Jakarta ke depan setelah ibu kota pindah pasca terbitnya Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN). KKJ telah menggelar diskusi terkait nasib Jakarta setelah tidak lagi menjadi ibu kota negara.

img_title Jepang Rencanakan Punya Ibu Kota Kedua Selain Tokyo

Direktur Eksekutif KKJ, Syaifuddin mengatakan, KKJ menggelar diskusi dan kajian yang melibatkan banyak pihak, seperti Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Akademisi dan Aktivis di Jakarta. Dari diskusi tersebut, para peserta sepakat untuk mempertahankan kekhususan Jakarta setelah ibu kota pindah.

"Mempertahankan keistimewaan Jakarta menjadi provinsi baru yang bernama Daerah Istimewa Jakarta Raya dan memperluas wilayah dengan menyatukan wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi," kata Syaifuddin, Minggu 20 Februari 2022.

img_title Putusan MK Tegaskan Status DKI Jakarta Tetap Ibu Kota, Otorita IKN Buka Suara

Lokasi Kecamatan Sepaku di Kabupaten Penajam Paser Utara. Sepaku dan Samboja, Kutai Kartanegara, akan menjadi lokasi ibu kota baru Indonesia.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Syaifuddin mengungkapkan sejumlah alasan mengapa keistimewaan Jakarta tetap harus dipertahankan.

img_title Bukan Orang Jakarta! Polisi Ungkap Asal Mayoritas Pelaku Kriminal Jalanan di Ibu Kota

Pertama, menyangkut dimensi historis, Jakarta merupakan daerah yang memiliki nilai sejarah yang tinggi sebagai Ibu Kota Negara sebelumnya.

Kedua, mengenai dimensi ekonomi, Jakarta memiliki infrastruktur maju sekaligus sebagai pusat perdagangan dan bisnis, pendidikan serta kesehatan.

Ketiga, mengenai dimensi geografis, Jakarta sebagai kota metropolitan perlu adanya perluasan wilayah dengan menggabungkan wilayah penyangga Jakarta, mengingat daerah penyangga lebih dekat jaraknya dengan pusat pemerintahan Jakarta dibandingkan dengan ibu kota provinsinya.

Keempat, dimensi budaya dan emosional, yang mana penduduk daerah penyangga adalah mayoritas etnis Betawi.

Kelima, mengenai dimensi regulasi dan kebijakan. Pemerintah Jakarta dinilai perlu mengambil kebijakan cepat dan tepat untuk mengatasi problem yang ada di Jakarta.

Keenam, dimensi pembangunan yang berkeadilan. “Mendorong pertumbuhan pembangunan ekonomi daerah penyangga lebih merata," ujar Syaifuddin.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto (tengah)

Jakarta Hari Ini Dipadati 47 Agenda Besar, Zikir Akbar hingga Indonesia vs Aston Villa

Ibu Kota dipadati berbagai agenda berskala besar pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Dimulai dari Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas).

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut